Home / Aceh Barat Daya

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:39 WIB

APRI Abdya Usur 47 Titik Wilayah Pertambangan Rakyat

mm Teuku Nizar

Apri Abdya silaturahmi dengan wartawan. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Apri Abdya silaturahmi dengan wartawan. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya – Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar silaturahmi bersama wartawan yang bertugas di kabupaten setempat. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 2 AW Kupi, Blangpidie, Rabu (21/1/2026).

Silaturahmi ini menjadi ajang dialog antara APRI Abdya dan insan pers untuk membahas masa depan tambang rakyat di Aceh Barat Daya agar dapat dikelola secara legal, aman, dan berkelanjutan.

Ketua DPC APRI Abdya, Syahril, mengatakan APRI berkomitmen memperjuangkan legalitas tambang rakyat melalui penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Baca Juga :  Tambal Lubang di Jembatan Krueng Beukah, Relawan SARAN Diapresiasi 

WPR ini penting untuk masyarakat lokal dapat memanfaatkan sumber daya alam di daerahnya sendiri tanpa berhadapan dengan persoalan hukum.

“Kami ingin masyarakat bisa menikmati hasil bumi di tanah sendiri secara legal dan berkelanjutan. Dengan adanya WPR, penambang kecil dapat bekerja dengan tenang tanpa takut dianggap melanggar hukum,” kata Syahril.

Dalam kesempatan tersebut, Syahril mengungkapkan APRI Abdya berencana mengusulkan sebanyak 47 titik pertambangan di wilayah Abdya untuk ditetapkan sebagai WPR oleh pemerintah.

Baca Juga :  Untuk Pertama Kali, Kabupaten Abdya Dapat DBH Sawit

Menurutnya, penetapan WPR akan memberikan kepastian hukum bagi penambang rakyat, mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, serta mendukung pengelolaan tambang yang lebih tertib dan ramah lingkungan.

“Kehadiran WPR juga memudahkan pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan rakyat,” ujarnya.

Syahril menegaskan, silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan media dalam mengawal isu tambang rakyat di Bumi Breuh Sigupai agar berpihak kepada kepentingan masyarakat kecil.

Baca Juga :  Tes Uji Mampu Baca Al-Qur'an, Sayuti: yang dinilai tajwid dan adab

Selain itu, APRI Abdya turut mengajak wartawan untuk menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.

“Kami berharap rekan-rekan wartawan dapat membantu mengawal isu tambang rakyat ini dengan pemberitaan yang adil demi kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Silaturahmi tersebut dihadiri pengurus APRI Abdya, di antaranya Sekretaris Irmansyah Marzuki, Bendahara Idris Adami, serta sejumlah pengurus lainnya, dan berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Pelayanan Perawat Dikeluhkan, Direktur RSUD Teungku Peukan Beri Respon Begini 

Aceh Barat Daya

Open Turnamen PBSI Abdya Segera Digulirkan, Safaruddin Ajak Warga Sukseskan

Aceh Barat Daya

Dandim 0110/Abdya Sambangi Lokasi Serbuan Vaksinasi Massal di Kecamatan Kuala Batee

Aceh Barat Daya

Siswa SMP Bawa Motor ke Sekolah, Orang Tua Diminta Bertindak

Aceh Barat Daya

Hari Guru, Ini Harapan Kobar-GB Abdya

Aceh Barat Daya

Truck Tabrak Becak Tanpa Lampu, Berikut Kronologi Menurut Polisi 

Aceh Barat Daya

Kebutuhan Solar Nelayan Abdya Capai 140 Ton per Bulan

Aceh Barat Daya

Praktisi Hukum Abdya Kritik Menu MBG Ramadan