Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh memperingati Hari Yatim pada Kamis, 5 Maret 2026, bertepatan dengan 15 Ramadan 1447 Hijriah. Acara berlangsung khidmat di halaman Balai Kota Banda Aceh dengan diikuti 200 anak yatim se-kota.
Kegiatan yang mengusung tema “Berbagi Kebahagiaan bersama Yatim” ini menghadirkan santunan bagi anak-anak yatim sekaligus berbuka puasa bersama para pemimpin kota.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi. “Kehadiran kita semua adalah bukti bahwa nilai kepedulian masih hidup di kota yang kita cintai ini,” ujarnya.
Illiza menyampaikan rasa sayang dan kebanggaan kepada anak-anak yatim yang hadir. “Kehadiran ananda sekalian membuat tempat ini terasa lebih hangat, lebih hidup, dan lebih bermakna. Kita belajar dari anak-anak hebat tentang keteguhan, kesabaran, dan harapan yang tidak pernah padam,” tambahnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa Hari Yatim menjadi momen pembaharuan komitmen moral kota. “Kota yang diberkahi bukan hanya kota yang membangun fisiknya, tetapi kota yang memastikan tidak ada anak yang tumbuh dalam rasa sendiri,” jelasnya.
Kepada para anak yatim, Illiza berpesan agar tidak pernah merasa kecil. “Kalian tidak pernah kehilangan kasih sayang Allah. Dari kota ini akan lahir dokter, guru, hafiz Al-Qur’an, pemimpin, bahkan wali kota di masa depan, dan bisa jadi salah satunya duduk di sini hari ini,” ujarnya.
Acara diakhiri dengan tausiah oleh Ustaz Ahmad Rizal dan berbuka puasa bersama. Wali Kota Illiza bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, Ketua DPRK Irwansyah, unsur Forkopimda, Sekdako Jalaluddin, serta pimpinan perbankan dan BUMN menyerahkan santunan simbolis kepada 10 anak yatim sebagai simbolisasi kepedulian dan keberkahan Ramadan.
Editor: Amiruddin. MK












