Home / Aceh Barat / Pemerintah / Sosial

Senin, 14 November 2022 - 07:24 WIB

Banjir Aceh Barat Menyurut, Bupati Minta Lintas Instansi Terus Siaga

mm Redaksi

NOA | Meulaboh – Musibah banjir yang sempat melanda 21 Gampong yang tersebar pada lima kecamatan di Aceh Barat, muai dari Woyla Barat hingga Meureubo, sejauh ini sudah mulai menyurut. Hingga, Minggu (06/11/2022) siang, beberapa desa di Woyla Barat masih sedikit terendam, karena pada umumnya banjir itu akibat meluapnya beberapa sungai di hulu kawasan Krueng Woyla.

“Alhamdulillah, dari laporan yang terus masuk secara real time dari lapangan, kondisi mulai berangsur kondusif, umumnya air telah menyurut, karena umumnya akibat genangan luapan sungai,” tutur Pj Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi, tadi pagi.

Baca Juga :  Pertama di Aceh, Aceh Besar Simulasi ‘Makan Siang Gratis’ Bergizi Bagi Pelajar SMP

Menurut Mahdi, walaupun kondisi mengarah pulih, ia menginstruksikan jajarannnya untuk terus siaga dan memantau kondisi lapangan selama 24 jam. Karena kondisi cuaca masih berkemungkinan berubah, termasuk masih adanya potensi turunnya hujan berintensitas tinggi.

Namun demikian, secara antisipatif, terhitung sejak pra kondisi beberapa waktu lalu, pihak Pemkab Aceh Barat telah melakukan konsolidasi dan membangun sinergi dengan jajaran terkait di Aceh Barat, termasuk dengan unsur Forkopimda. Terkait menghadapi kemungkinan potensi banjir di beberapa titik rawan Aceh Barat. Karena kondisi cuaca hujan seperti yang diperkirakan pihak BMKG.

Baca Juga :  Penasihat DWP Kemendagri : Menjaga Netralitas ASN menjelang Pilkada Serentak 2024

“Kita telah rumuskan langkah langkah yang ditempuh oleh instansi terkait, terutama BPBD dan Dinsos Aceh Barat, dalam kaitan penanganan dini serta bantuan masa panik, jadi semua telah punya peran tersendiri dan alhamdulillah scenario itu berjalan saat banjir terjadi,” kata Mahdi Efendi.

Terhitung sejak masuknya laporan mulai terjadi banjir di beberapa wilayah Aceh Barat, Pj Bupati Mahdi telah melakukan konsolidasi intensive dengan Sekda Aceh Barat, Marhaban SE MSI selaku Ketua BPBD Aceh Barat, serta jajaran Forkopimda, untuk terus memantau langsung perkembangan di lapangan. Termasuk dalam hal penyaluran bantuan masa panik bagi korban terdampak banjir.

Baca Juga :  Jelang Pelaksanaan PON, Irjen Kemendagri Ingatkan Pemerintah Aceh “Sedia Payung Sebelum Hujan

Di sisi lain, Pj Bupati Aceh Barat itu menambahkan, saat ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinsos Aceh dan BPBA terkait dengan kemungkinan adanya bantuan logistic banjir untuk Aceh Barat. “Data telah kita kirimkan, sebagai laporan rutin, termasuk dalam hal kerugian dan jumlah korban terdampak banjir. Kita hanya menunggu tindak lanjut dari propinsi,” pungkas Mahdi.

Banjir genangan yang mengurung sebagian wilayah Aceh Barat itu, mengulang kondisi tahunan sebelumnya. Kalai ini wilayah yang terhitung parah adalah Kecamatan Woyla Barat, namun tak memutus jalur Meulaboh-Tangse.

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Apel Persiapan HUT RI ke 77, Pemkab Aceh Barat bagikan ribuan Bendera Merah Putih

Daerah

Kakanwil Ditjenim Aceh : Kami aktif lakukan pengawasan orang asing yang masuk secara ilegal ke Aceh

Daerah

Komitmen Kemenkumham Aceh Sukseskan Pelatihan Coaching & Mentoring BPSDM Hukum dan HAM

Aceh Barat

Semarak Pawai Tarhib Sambut Ramadan di Aceh Barat

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Asisten I Sekda Aceh Besar Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Periode 2025-2030

Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Ikuti Peluncuran Indikator MCP KPK Tahun 2025

Nasional

Kemendagri Dorong Wakaf Jadi Instrumen Strategis Pembangunan Daerah

Aceh Besar

Syech Muharram Apresiasi Peran MAA dalam Pelestarian Adat Aceh