Home / Internasional / Peristiwa

Sabtu, 24 Mei 2025 - 21:39 WIB

Basarnas Evakuasi Jenazah ABK Warga Negara Yunani dari Selat Banggala

mm Redaksi

Tim Basarnas mengevakuasi jenazah warga negara Yunani di perairan Selat Benggala, Provinsi Aceh, Sabtu (24/5/2025). NOA.co.id/HO-Basarnas Banda Aceh).

Tim Basarnas mengevakuasi jenazah warga negara Yunani di perairan Selat Benggala, Provinsi Aceh, Sabtu (24/5/2025). NOA.co.id/HO-Basarnas Banda Aceh).

Banda Aceh – Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) mengevakuasi jenazah warga negara (WN) Yunani, anak buah kapal barang yang sedang berlayar dari Filipina menuju Afrika di perairan Selat Benggala, Provinsi Aceh, Sabtu.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan korban atas nama Fotsis Spyridon (49). Korban meninggal dunia dalam pelayaran pada Rabu (21/5) sekitar pukul 13.00 waktu pelayaran.

“Korban merupakan anak buah kapal barang sejenis bulk carrier MV Alpha Wisdom berbendera Yunani. Kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Batangas di Filipina tujuan Pelabuhan Elizabeth di Afrika,” katanya.

Baca Juga :  Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi Damai Tuntut Pembentukan Pansus BPBJ

Sebelumnya, Basarnas Banda Aceh menerima informasi dari agen kapal yang meminta evaluasi jenazah seorang anak buah kapal MV Alpha Wisdom yang sedang berlayar pada Sabtu (24/5) sekitar pukul 07.30 WIB.

Berdasarkan informasi tersebut, Basarnas Banda Aceh mengerahkan tim evakuasi. Evakuasi dilakukan menggunakan kapal SAR KN Kresna 232. Kapal bergerak ke titik evakuasi dari Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.

Baca Juga :  Jejak Berdarah Oknum TNI AL: Dari Aceh ke Papua, Rakyat Jadi Korban

“KN Kresna akhirnya bertemu di titik evakuasi di Selat Benggala, perairan antara Pulo Aceh di Kabupaten Aceh Besar dengan Pulau Weh, Kota Sabang. Jarak titik evakuasi sekitar tujuh nautikal mil dari Pelabuhan Ulee Lheue,” katanya.

Setelah kedua kapal merapat, tim Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh menaiki MV Alpha Wisdom dan memeriksa korban. Hasil pemeriksaan, korban bebas penyakit menular dan berbahaya.

“Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke KN Kresna 232 dan dibawa menuju Pelabuhan Ulee Lheue. Di pelabuhan tersebut, jenazah diserahkan kepada instansi terkait dan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin guna penanganan lebih lanjut,” katanya.

Baca Juga :  Uji Lakops dapat mengetahui kesiapsiagaan Basarnas jika terjadi kondisi darurat

Ibnu Harris mengatakan proses evakuasi juga melibatkan unsur Kepolisian, TNI AL, Syahbandar, agen pelayaran, Balai Karantina, Imigrasi, serta pihak terkait lainnya.

“Dengan selesainya evakuasi jenazah warga negara Yunani tersebut, operasi SAR ditutup dan semua personel terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing,” kata Ibnu Harris Al Hussain.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Bandara Dubai Dihantam Drone, Kemlu RI Pastikan kelancaran perjalanan bagi WNI yang terdampak

Peristiwa

Overstay, WN Iran Dideportasi Imigrasi Sabang

Internasional

Presiden Iran Tewas, Ternyata Tumpangi Pesawat Usang Buatan Amerika

Daerah

Tim SAR Pulau Banyak bersama Warga dan Personil Polsek Gagalkan Penyeludupan Penyu Hijau (Chelonia mydas)

Aceh Barat

PT MIFA Harus Hentikan Kegaduhan, Laporkan Bupati Sama Saja Menantang Rasa Keadilan Rakyat

Hukrim

KBRI Phnom Penh Tingkatkan Sinergi Pastikan WNIB Diperiksa Setibanya di Jakarta

Daerah

Sinergi Pulihkan Akses Lhok Sanding, Progres Jembatan Gantung Capai 65 Persen

Daerah

TNI AL Bangun Posko Kesehatan di Kuala Cangkoi, Aceh Utara