Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 11 September 2026 - 14:14 WIB

Banda Aceh Raih Silver Award IMT-GT Green City 2026 untuk Pengelolaan Sampah

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menerima 1st IMT-GT Green City Award kategori Solid Waste Management – Silver Award dari Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd. Nasir di Medan, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menerima 1st IMT-GT Green City Award kategori Solid Waste Management – Silver Award dari Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd. Nasir di Medan, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Medan – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali meraih penghargaan di tingkat regional. Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menerima 1st IMT-GT Green City Award kategori Solid Waste Management – Silver Award dalam rangkaian Gala Dinner 32nd IMT-GT Ministerial Meeting and Related Meetings di Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9/2026) malam.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Ekonomi Malaysia, H.E. Akmal Nasrullah bin Mohd. Nasir, kepada Wali Kota Banda Aceh.

Pada kategori Solid Waste Management, penghargaan diberikan kepada tiga daerah. Manjung Municipality, Malaysia, meraih Gold Award, Banda Aceh City, Indonesia, memperoleh Silver Award, sedangkan Pekanbaru City, Indonesia, mendapatkan Bronze Award.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen dan upaya Banda Aceh dalam meningkatkan pengelolaan persampahan serta mendorong pembangunan kota yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Penganugerahan tersebut merupakan bagian dari 1st IMT-GT Green City Award Ceremony yang digelar bersamaan dengan Gala Dinner Pertemuan Menteri IMT-GT ke-32.

Sejumlah pejabat dan delegasi dari negara anggota IMT-GT turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd. Nasir, serta Vice Minister for Office of the Prime Minister Kingdom of Thailand H.E. Thanadit Raktabut.

Baca Juga :  Illiza Ajak Semua Pihak Bergerak Bersama Wujudkan Banda Aceh yang Lebih Sejahtera

Turut hadir perwakilan Asian Development Bank, ASEAN, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, serta para kepala daerah dan delegasi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Kehadiran para pimpinan dan delegasi tersebut mencerminkan komitmen ketiga negara dalam memperkuat kerja sama melalui Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang menjadi tuan rumah serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan rangkaian kegiatan IMT-GT.

Tito mengatakan, IMT-GT yang dibentuk pada 20 Juli 1993 di Langkawi, Malaysia, telah menjadi salah satu wadah penting kerja sama ekonomi subregional yang mendorong pertumbuhan ekonomi, konektivitas, perdagangan, investasi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat.

Namun, ia menegaskan kerja sama tersebut harus memberikan hasil yang semakin konkret.

Baca Juga :  Dinsos Banda Aceh Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Ceurih dan Alue Naga

“IMT-GT tidak boleh hanya menjadi forum untuk berdialog dan berdiskusi, tetapi harus menjadi sebuah platform yang menghasilkan program dan proyek yang konkret, terukur, serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Tito.

Ia juga mendorong agar berbagai kesepakatan yang telah dibuat dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata.

“Bagaimana kita mengubah keputusan menjadi kenyataan? Bagaimana kita membuat berbagai kesepakatan benar-benar diwujudkan dalam tindakan?” katanya.

Menurut Tito, Indonesia, Malaysia, dan Thailand memiliki potensi besar untuk memperkuat kerja sama, khususnya dalam mengembangkan potensi Pulau Sumatera yang memiliki sumber daya alam, pertanian, perkebunan, serta sumber daya manusia yang besar.

Ia turut mendorong pemerintah pusat dan daerah memperluas kemitraan dengan Malaysia dan Thailand melalui berbagai bentuk kerja sama, termasuk sister city dan sister province.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Ia menilai penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga menjadi motivasi bagi Pemko Banda Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan persampahan.

Baca Juga :  Kafilah Banda Aceh Raih Juara Dua MTQ Aceh ke-37, Disambut Hangat di Pendopo Wali Kota

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus melakukan pembenahan. Pengelolaan sampah merupakan persoalan bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Illiza.

Menurutnya, predikat Silver Award harus menjadi pemacu bagi Banda Aceh untuk meningkatkan capaian pengelolaan persampahan pada masa mendatang.

“Kita tidak boleh berhenti pada penghargaan. Justru ini menjadi tantangan bagi kita untuk bekerja lebih baik dan meningkatkan capaian pada masa yang akan datang,” katanya.

Illiza juga menekankan pentingnya semangat Banda Aceh Kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan, termasuk di bidang lingkungan dan persampahan.

“Persoalan kota tidak mungkin diselesaikan pemerintah sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Semangat inilah yang terus kita bangun di Banda Aceh,” ujarnya.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Banda Aceh untuk memperkuat perannya dalam jejaring kota kawasan IMT-GT serta berbagi praktik baik dalam mewujudkan pembangunan kota yang bersih, hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Perkuat Pencegahan KDRT, 91 Kasus Kekerasan Tercatat hingga Juni 2026

Daerah

Illiza Tinjau Tiga Desa Terparah di Peusangan, Bantu Bersihkan Masjid dan Salurkan Logistik

Pemko Banda Aceh

Illiza: Frontliner Jadi Garda Terdepan Bangun Kepercayaan Masyarakat terhadap Jasa Keuangan

Advetorial

Lingkungan Bersih Kunci Kesehatan Walikota Ajak Masyarakat Peduli

Pemko Banda Aceh

Harga Pangan Dijaga Tetap Stabil, Pemko Banda Aceh Hadir untuk Warga

Pemko Banda Aceh

Sekdako Jalaluddin Pimpin Kurve Massal Sambut Ramadhan

Pemko Banda Aceh

Pasar Murah Diserbu Warga, Upaya Pemko Banda Aceh Jaga Daya Beli

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal Ikuti Upacara Ziarah Nasional Hari Pahlawan 2025