Home / Daerah / Hukrim / Peristiwa

Senin, 27 Oktober 2025 - 17:47 WIB

Bea Cukai Diminta Optimalkan Penindakan Rokok Ilegal di Aceh Singkil

Farid Ismullah

Petugas Bea Cukai bersama instansi terkait lainnya melakukan pemusnahan dengan membakar rokok impor ilegal hasil penindakan operasi gabungan, Banda Aceh, Aceh, Rabu (3/7/2024). (Foto : NOA.co.id/Foto : NOA.co.id /Farid Ismullah).

Petugas Bea Cukai bersama instansi terkait lainnya melakukan pemusnahan dengan membakar rokok impor ilegal hasil penindakan operasi gabungan, Banda Aceh, Aceh, Rabu (3/7/2024). (Foto : NOA.co.id/Foto : NOA.co.id /Farid Ismullah).

Aceh Singkil – Forum Mahasiswa Peduli Kebijakan Aceh Singkil (FMPK-AS) mendesak pihak Bea Cukai untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Aceh Singkil.

Menurut FMPK-AS, fenomena peredaran rokok tanpa pita cukai dan berpita cukai palsu semakin mengkhawatirkan. Kondisi ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga menciptakan persaingan tidak sehat bagi pedagang yang menjual produk legal.

Ketua FMPK-AS, M. Yunus, menyebut bahwa lemahnya pengawasan menjadi celah bagi peredaran rokok ilegal di berbagai kecamatan di Aceh Singkil.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Aceh Umumkan Hasil Lulus Tes CAT Jalur Reguler PPDB Berasrama 2025

“Kami menilai Bea Cukai perlu hadir lebih aktif di lapangan. Penindakan terhadap rokok ilegal harus dioptimalkan agar tidak semakin merugikan masyarakat dan negara,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 27 Oktober 2025.

FMPK-AS juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas instansi, termasuk Bea Cukai, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum, untuk melakukan operasi gabungan secara berkala. Selain penindakan, sosialisasi kepada masyarakat juga dianggap penting agar mereka memahami risiko hukum dan dampak ekonomi dari memperjualbelikan rokok ilegal.

Baca Juga :  Tim Gabungan Bea Cukai Aceh Ungkap Impor Ilegal Asal Thailand

“Rokok ilegal bukan hanya soal pelanggaran pajak. Dampaknya juga terasa pada pembangunan daerah, karena sebagian dana cukai dikembalikan untuk kepentingan masyarakat, seperti bidang kesehatan dan kesejahteraan,” tambah M.Yunus.

Lebih lanjut, FMPK-AS meminta Bea Cukai Aceh agar memperkuat pengawasan di jalur distribusi yang diduga menjadi pintu masuk rokok ilegal ke Aceh Singkil, terutama di wilayah pesisir dan perbatasan dengan provinsi tetangga.

Baca Juga :  Rp.1,7 Miliar potensi kerugian negara berhasil diselamatkan Beacukai Langsa

Pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengawal isu kebijakan publik di Aceh Singkil dan siap berkolaborasi dengan instansi terkait dalam upaya menciptakan tata niaga yang sehat dan taat aturan.

“Kami tidak ingin Aceh Singkil menjadi pasar bebas rokok ilegal. Sudah saatnya semua pihak berperan aktif menjaga ketertiban ekonomi daerah,” Demikian Yunus.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

LASKAR Desak APH di Kota Sabang Mengawasi Anggaran Pokir Dewan

Hukrim

Operasi Antik Seulawah 2024, Polresta Banda Aceh Tangkap 19 Tersangka

Aceh Barat

Tiga Pelajar Meninggal Dunia akibat Laka Lantas di Aceh Barat  

Hukrim

Imigrasi Banda Aceh Deportasi WN Bangladesh Usai Jalani Hukuman Tindak Pidana Keimigrasian

Daerah

Pertandingan Woodball PON XXI Aceh-Sumut Dimulai, Plh Sekda Azwardi Ajak Atlet Junjung Kekompakan 

Daerah

TNI Korem Lilawangsa Fogging Cegah DBD

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Apresiasi Penyaluran Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu

Daerah

IAD Kejati Aceh Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Gampong Jawa