Home / Parlementaria

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Biogas TPA Gampong Jawa Terhenti, DPRK Banda Aceh Minta Segera Diaktifkan

mm Redaksi

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST foto bersama peserta Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas pemanfaatan kembali biogas TPA Gampong Jawa di Kantor DPRK Banda Aceh, Senin (28/9/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST foto bersama peserta Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas pemanfaatan kembali biogas TPA Gampong Jawa di Kantor DPRK Banda Aceh, Senin (28/9/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Irwansyah ST mendorong pemerintah Kota untuk memanfaatkan kembali biogas yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh. Hal ini disampaikan Irwansyah dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRK Senin (28/09/2026).

Irwansyah menyampaikan pemanfaatan gas metana di TPA Gampong Jawa merupakan salah satu inovasi pengelolaan lingkungan yang sempat sangat sukses, namun belakangan menghadapi kendala infrastruktur karena itu ia meminta dinas terkait untuk mengaktifkan kembali.

“Program ini diinisiasi oleh dinas Lingkungan Hidup, Keindahan Kota dan Kebersihan (DLHK) sekitar tahun 2015. Pada masa kejayaannya, proyek yang bekerjasama dengan Yayayasan Kemaslahatan Ummat ini memberikan dapat ekonomi yang luar biasa bagi warga sekitar TPA, khususnya Gampong Jawa dan Gampong Pande,” kata Irwansyah

Baca Juga :  DPRA Jadwalkan Penetapan Anggota KIP Aceh Periode 2023-2028

Lebih kurang tambahnya, 210 Kartu Keluarga (KK) menikmati pasokan biogas gratis yang dialirkan langsung ke rumah – rumah warga untuk kebutuhan memasak sehari – hari. Gas metana ini juga sempat dimanfaatkan untuk menghidupkan genset dan menghasilkan daya listrik sekitar 40.000 Watt yang ditargetkan untuk membantu penerangan warga dan pemulung.

“Biogas gratis salah satu bentuk kompensasi dari pemerintah kepada warga yang dekat dengan TPA, karena itu pemerintah perlu mengaktifkan kembali biogas yang ada di Gampong Jawa,” tutur Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini

Baca Juga :  Sekretariat DPRA Raih Predikat Informatif Keterbukaan Informasi Publik 2025

Hal serupa juga disampaikan Keuchik Gampong Jawa Musrifun, menurutnya warga Gampong Jawa sangat mengharapkan biogas ini dikembangkan lagi. Pihaknya juga meminta kepastian dari pemerintah kota Banda Aceh keberlanjutan pasokan biogas ke rumah warga.

“ Kami juga meminta pemerintah dalam hal ini dinas terkait penyebab berhentinya pasokan biogas ke rumah warga, kami juga meminta solusi dari persoalan ini sehingga bisa menjelaskan kepada warga yang selama ini menerima mamfaat dari adanya biogas tersebut,” ucap Musrifun.

Sementara itu Kepala Bidang Permukiman Dinas Perkim Kota Banda Aceh Siraj menyampaikan untuk saat ini pihaknya sedang berupaya memperbaiki pipa – pipanya. Tahap awal biogas akan dialirkan untuk sepuluh rumah dulu sebagai percobaan.

Baca Juga :  Jadi Pembina Upacara, Musriadi Pesan Pelajar Jangan Sia-siakan Masa Muda

“Tapi untuk tahap awal uji coba satu rumah sudah tersedia namun biogasnya belum maksimal dikarenakan selama ini musim kemarau, karena gas methanol baru ada jika dibasahi, artinya untuk saat ini sedang diusahakan biogas TPA Gampong Jawa akan diaktifkan kembali,” tuturnya.

Hadir dalam diskusi tersebut Anggota DPRK Banda Aceh Syarifah Munirah, Perwakilan DLHK3, Dinas Perkim Banda Aceh, Institute Hijau Indonesia, Walhi, You-Rings, para mahasiswa dan berbagai tamu undangan lainnya

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

DPRK Banda Aceh Gelar RDPU, Tampung Aspirasi Warga Soal JKA hingga Kebersihan Kota

Parlementaria

DPRA Gelar Sharing Pendapat, Komasa Apresiasi, ini Kata Safaruddin

Parlementaria

Ketua DPRK Banda Aceh Minta Pelaku Penebangan Pohon Viral Ulee Lheue Diproses

Parlementaria

Fraksi Demokrat DPRK Banda Aceh Soroti PAD, Belanja Daerah, Pendidikan, dan Kesehatan

Berita

REX Kopi Peunayong Resmi Dibuka, Irwansyah Dorong Aset Pemko Dimanfaatkan untuk Ekonomi

Aceh Besar

HT Ibrahim Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Aceh Besar, Warga dan Tokoh Hadir Bersilaturahmi

Parlementaria

Aceh Raih Opini WTP, BPK Soroti Utang RSUDZA dan Pengelolaan Dana Otsus

Aceh Barat Daya

Mus Seudong Akan Panggil Bulog