Meulaboh –Bupati Tarmizi menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Sensus ekonomi yang digelar setiap sepuluh tahun sekali tersebut bertujuan mendata seluruh pelaku usaha di Indonesia, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar pada sektor non-pertanian. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memetakan struktur ekonomi nasional, termasuk perkembangan ekonomi digital dan ekonomi hijau yang semakin berkembang.
Menurut Tarmizi, data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting sebagai dasar dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi, investasi, serta arah pembangunan daerah, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Barat.
“Data hasil Sensus Ekonomi 2026 sangat penting untuk digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan ekonomi, investasi dan pembangunan di Kabupaten Aceh Barat,” ujar Tarmizi, Kamis (5/3/2026).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan sensus tersebut dengan menerima petugas sensus serta memberikan informasi yang benar dan akurat.
Selain masyarakat umum, Tarmizi turut mengimbau para pelaku usaha, baik UMKM maupun perusahaan berskala besar yang beroperasi di Aceh Barat, agar mendukung kegiatan tersebut dengan memberikan data yang lengkap.
Menurutnya, kejujuran dan kelengkapan informasi dari para pelaku usaha sangat penting agar pemerintah dapat memperoleh gambaran yang akurat mengenai kondisi ekonomi daerah maupun nasional.
Sebagai informasi, Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik. Agenda nasional ini menjadi momentum penting untuk memperbarui basis data ekonomi Indonesia sekaligus mendukung perencanaan pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa mendatang.
Editor: Amiruddin. MK











