Kota Jantho — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, bersama Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Besar, melayat ke rumah duka Almarhumah Hj. Rusni binti H. Yunus, ibunda Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk. H. Faisal Ali (Abu Sibreh), Kamis (8/1/2026).
Almarhumah Hj. Rusni merupakan ibunda dari ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Faisal Ali atau Abu Sibreh, yang juga dikenal sebagai Pimpinan Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Sibreh, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar. Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, kalangan dayah, serta masyarakat Aceh Besar.
Kehadiran langsung Bupati, Wakil Bupati, dan Forkopimda Aceh Besar ke rumah duka menjadi wujud empati, kepedulian, serta solidaritas Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kepada keluarga ulama dan tokoh agama yang selama ini berperan penting dalam pembinaan umat dan pendidikan keislaman di Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Almarhumah Hj. Rusni. Ia mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh amal ibadahnya diterima.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran,” ujar Syech Muharram.
Turut hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar, Sekretaris Daerah Aceh Besar Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si., perwakilan Danlanud Sultan Iskandar Muda, Ketua MPU Aceh Besar Tgk. H. Nasruddin M., Imum Chik Masjid Agung Al-Munawwarrah Kota Jantho Abah Junaidi, Kepala Bank Aceh Cabang Jantho, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, kepala OPD, para camat, serta kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Di rumah duka, rombongan Bupati dan Forkopimda Aceh Besar turut mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh ulama setempat. Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi doa sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Usai doa bersama, rombongan Bupati Aceh Besar dan Forkopimda juga melaksanakan salat Ashar berjamaah sebelum berpamitan meninggalkan rumah duka. Kunjungan takziah tersebut sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmennya untuk terus menjaga hubungan harmonis dengan para ulama dan pimpinan dayah sebagai mitra strategis dalam membangun Aceh Besar yang religius, bermartabat, dan berkeadaban.
Editor: Amiruddin. MK









