Home / Daerah / Kesehatan

Selasa, 18 Juni 2024 - 22:45 WIB

Dilema Turun naik Angka Stunting di Kabupaten Aceh Singkil

Redaksi

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Banda Aceh – Dilansir dari serambinews.com (9/6), Angka stunting di Kabupaten Aceh Singkil, mengalami penurunan sebesar 1,7 persen.

Hal tersebut dibanding angka stunting tahun sebelumnya. Pada akhir tahun 2023 angka stunting di Aceh Singkil, sebesar 16,5 persen. Sementara tahun 2024 data sampai April angkanya 14,8 persen.

“Alhamdulillah melalui berbagai program kolaboratif stunting berhasil kita turunkan,” kata Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Azmi.

Baca Juga :  Ketua DPD CIC Aceh Singkil : Ada apa dengan Dewan Guru SDN No 1 Biskang?

Terpisah, dikutip dari rri.co.id (18/6), Angka Stunting di Singkil Kembali Naik Jadi 34,1 Persen. Angka atau prevalensi stunting di Kabupaten Aceh Singkil terus mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut diketahui, berdasarkan survei studi status gizi Indonesia (SSGI) yang dikeluarkan oleh Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

Baca Juga :  Diduga, Salah Satu Bacalon Bupati Aceh Singkil Gunakan Surat Keterangan Penganti Ijazah

Tim Satgas Penurunan Percepatan Stunting (PPS) Kabupaten Aceh Singkil, Ineks Malau mengatakan Angka atau prevalensi stunting di Aceh Singkil tahun 2023 naik menjadi 34,1 persen, dari tahun sebelumnya hanya 34 persen.

“Jika melihat Data SSGI angka stunting memang mengalami kenaikan sebanyak 0,1 persen dari tahun sebelumnya,” sebut Ineks Malau. Jum’at (14/6/2024)

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Dukung PT PEMA Kembangkan Panas Bumi Gunung Seulawah Agam

Diketahui, jika Peningkatan angka dan prevalensi stunting di Kabupaten Aceh Singkil berdasarkan data yang dikeluarkan Pemerintah melalui SSGI. Meski jika melihat data dari EPP GBM menurun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas terkait telah melaksanakan lounching intervensi pencegahan stunting melalui Posyandu.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Hadirkan Senyum Anak-Anak Aceh, TNI Salurkan Ribuan Paket Alat Sekolah

Daerah

Lantik Wakajati, 5 Asisten dan 15 Kajari, Kajati Aceh Tekankan Integritas Serta Jauhi Hedonisme

Daerah

Ombudsman Perwakilan Aceh Hadiri Rakor Persiapan Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Aceh Besar

FKUB Aceh Besar: Kehidupan Beragama di Aceh Besar Sangat Harmonis

Aceh Barat

Fenomena Human Trafficking (Perdagangan orang) di Aceh Barat dibebaskan, berikut isi surat pernyataan

Daerah

Turnamen Volly Bank Aceh Action Cup 2023, Pambers VC Hadapi Singapore VC di Final Live di Youtube Bankacehofficial

Daerah

Illiza Sebut Aceh Lebih Siap Hadapi PON Daripada Papua

Daerah

Masyarakat Diimbau tidak Gunakan Mobil Bak Terbuka untuk Takbir Keliling dan Mudik