Home / Advetorial

Selasa, 30 April 2024 - 10:19 WIB

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Menggelar Kampanye Membaca di Aceh Tengah

mm Redaksi

"Kegiatan kampanye membaca tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat, tetapi juga untuk mempromosikan pemilihan literasi yang bermanfaat dan relevan dengan gempuran informasi dari media sosial dan internet," ungkap Dr. Edi Yandra.

Banda Aceh – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) kembali mengambil inisiatif dalam memperkuat budaya literasi di kalangan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan kampanye membaca. Kali ini, kampanye membaca diselenggarakan di Kabupaten Aceh Tengah pada Selasa, 30 April 2024. Acara tersebut dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tengah, Ir. T. Mirzuan, MT, yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Edi Yandra, S.STP, MSP.

Dalam sambutannya, Dr. Edi Yandra, S.STP, MSP, menyampaikan keprihatinannya atas fakta bahwa banyak kalangan masyarakat yang terlalu terikat dengan media sosial dan belum memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan literasi. Beliau menggarisbawahi pentingnya penggunaan teknologi sebagai alat untuk memperluas akses terhadap informasi yang bermanfaat.

Baca Juga :  Disbudpar Promosikan Produk Ekraf Aceh Hingga Wisata di Jakarta

“Kegiatan kampanye membaca tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat, tetapi juga untuk mempromosikan pemilihan literasi yang bermanfaat dan relevan dengan gempuran informasi dari media sosial dan internet,” ungkap Dr. Edi Yandra.

Beliau juga meyakini bahwa dengan seringnya masyarakat diperkenalkan dengan dunia literasi dan didukung oleh fasilitas seperti buku, minat baca di Aceh Tengah akan meningkat. Namun, Dr. Edi Yandra menekankan pentingnya menyediakan akses ke buku digital sebagai langkah nyata untuk memperluas jangkauan literasi di masyarakat.

Baca Juga :  Aceh Ajak Perwakilan Negara Sahabat Kolaborasi di PKA ke-8

“Kami berharap agar literasi di Langsa terus berkembang, dan kami tidak hanya akan membatasi diri pada kegiatan kampanye semata, tetapi juga akan menyediakan sumber daya seperti buku digital agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Selain upaya kampanye membaca, DPKA juga telah merancang proyek “Mall Baca”, sebuah konsep perpustakaan modern yang nyaman dan menarik bagi masyarakat. Selain itu, mereka juga mengoperasikan perpustakaan keliling yang mendatangi sekolah-sekolah, taman, dan tempat ramai lainnya untuk memperluas cakupan literasi di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Lewat Pekan Tari Gunongan, Pengunjung Diajak Telusuri Taman Bermain Permaisuri

Tentu, langkah-langkah ini tidak mudah dilakukan. Pj Bupati Aceh Tengah, Ir. T. Mirzuan, MT, menegaskan bahwa perpustakaan merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten sesuai dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan. Beliau menambahkan bahwa keberadaan perpustakaan diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat, yang pada gilirannya akan mendorong peningkatan kesejahteraan.

Dengan adanya dukungan pemerintah daerah dan upaya mensosialisasikan keberadaan perpustakaan, diharapkan literasi masyarakat Aceh, khususnya di Aceh Tengah, dapat terus meningkat dalam waktu yang akan datang. (Advertorial)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Disbudpar Aceh dan Yayasan Geutanyoe Gelar Lomba Foto Hukum Adat Laot, Ini Ketentuannya

Advetorial

Syeh Marhaban: Mengadili Kasus dan Perkara Ringan Dalam Bermasyarakat di Aceh Juga Tugas MAA

Advetorial

Konten Literasi Mengembangkan Budaya Baca

Advetorial

Perkembangan Bahan Bakar Mineral Ekspor Aceh Meningkat 10 Persen

Advetorial

Pengukuhan PAW Ketua dan Wakil Ketua MPU Simeulue Ditunda

Advetorial

Yuk ke Museum Tsunami Aceh, Ada Pameran Memori Helsinki

Advetorial

DSI Aceh Gencarkan Program Sosialisasi Untuk Pecahkan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Advetorial

Pemko Lhokseumawe dan LMAN Perkuat Kerja Sama Aset