Home / Aceh Barat Daya / Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Dinkes Abdya Catat 17 Kasus HIV/AIDS Sepanjang 2026

mm Teuku Nizar

Dinkes Abdya. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Dinkes Abdya. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya — Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, mencatat 17 kasus HIV/AIDS sepanjang 2026. Dari jumlah tersebut, 10 orang berdomisili di Abdya dan menjalani pengobatan rutin di RSUD Teungku Peukan.

Sedangkan tujuh orang lainnya tercatat berada di luar Kabupaten Abdya.

Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Ns. Rinaldi R, S.Kep., M.Kep., mengatakan mayoritas kasus HIV/AIDS yang tercatat merupakan laki-laki.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita melakukan upaya pencegahan, memberikan edukasi, serta memastikan penderita mendapatkan pengobatan secara rutin,” kata Rinaldi kepada awak media, Senin (24/8/2026).

Baca Juga :  Polres Abdya Bagikan Takjil, Ajak Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Pihaknya terus memperkuat upaya pencegahan melalui penyuluhan, edukasi faktor risiko, pemeriksaan, serta pendampingan.

Ia menilai pencegahan membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Menurut Rinaldi, penggunaan pisau cukur atau silet secara bergantian perlu memperhatikan prosedur kebersihan dan sterilisasi.

“Pencegahan harus lakukan bersama-sama, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Dinkes Abdya turut memanfaatkan program Doto Saweu Sikula sebagai sarana edukasi kesehatan kepada pelajar.

Baca Juga :  Bappeda Banda Aceh Gelar Sosialisasi Penyusunan Data Ansit untuk Percepatan Penurunan Stunting

Program tersebut menjadi ruang untuk meningkatkan pengetahuan generasi muda mengenai kesehatan reproduksi, perilaku hidup sehat, serta risiko penularan penyakit.

Rinaldi mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, menjauhi perilaku yang berisiko terhadap kesehatan dan penyalahgunaan narkoba.

Ia menjelaskan, penggunaan jarum suntik secara bergantian dapat menjadi salah satu jalur penularan HIV.

“Kami mengimbau masyarakat agar dapat mengontrol diri, memperkuat nilai-nilai agama, menjauhi perilaku yang berisiko, serta menghindari penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Di tengah perhatian terhadap kasus HIV/AIDS, Dinkes Abdya meminta masyarakat tidak memberikan stigma dan diskriminasi kepada mereka yang terpapar.

Baca Juga :  Launching My Tirta Abdya, Bupati Safaruddin Pertanyakan Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya

Rinaldi mengatakan dukungan sosial, edukasi, deteksi dini, dan kepatuhan menjalani pengobatan menjadi bagian penting dalam pengendalian HIV/AIDS.

Menurut dia, pengendalian HIV/AIDS tidak hanya bergantung pada pengobatan.

Masyarakat juga perlu meningkatkan kesadaran untuk mencegah penularan dan melakukan pemeriksaan jika memiliki faktor risiko.

“Penanganan tetap kita lakukan melalui pendekatan medis, termasuk pengobatan dan pendampingan sesuai prosedur kesehatan,” ujar Rinaldi.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Tandatangani Perjanjian Pengelolaan Teluk Surin, Akmal Ibrahim: Teluk Surin Mimpi Aceh Memiliki Pelabuhan

Aceh Barat Daya

Roadshow Pengurus Baru Saudagar Aceh Sambangi Saudagar Abdya, Bawa Semangat Bangkitkan Ekonomi Aceh

Aceh Barat Daya

Jangan Kambinghitamkan Bendera Bulan Bintang

Aceh Barat

Aceh Barat Raih UHC Award 2026 dari BPJS Kesehatan

Aceh Barat Daya

Jamaluddin Idham Salurkan Bantuan Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

Aceh Barat Daya

HIPMI Dorong Kepastian Hukum bagi Pengusah

Aceh Barat Daya

Untuk Dapatkan Rumah Bantuan, Warga Gampong Pantee Rakyat Mengaku Dipungli Keuchik

Aceh Barat Daya

Praktisi Hukum Desak Disdik Aceh Copot Plt Cabdin Abdya