Home / Aceh Besar / Ekbis

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Pemuda Gampong Mata Ie Mulai Terapkan Budidaya Lele Sistem Bioflok

mm Teuku Nizar

Penyelesaian pembuatan kolam bioflok pemuda Mate Ie. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Penyelesaian pembuatan kolam bioflok pemuda Mate Ie. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Besar  — Kelompok Karang Taruna Gampong Mata Ie, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, mulai menerapkan teknologi budidaya ikan lele sistem bioflok.

Penerapan teknologi tersebut berlangsung melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar tim Universitas Malikussaleh pada Agustus 2026.

Kegiatan itu mendapat dukungan Hibah BIMA 2026 Pengabdian kepada Masyarakat Reguler melalui Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.

Program tersebut fokus meningkatkan kapasitas pemuda desa dalam menerapkan teknologi budidaya lele yang lebih efisien.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Ir Makmun Buka Sosialisasi Hukum dan Lembaga Adat Mukim se Aceh Besar

Sebanyak 10 pemuda anggota Karang Taruna mengikuti pelatihan intensif.

Materi pelatihan mencakup prinsip dasar teknologi bioflok, persiapan kolam, sistem aerasi, pengelolaan media budidaya, pemantauan kualitas air, manajemen pakan, hingga teknik penebaran benih.

Tim pengabdian juga mendampingi kelompok dalam membangun kolam bioflok di lokasi mitra.

Mereka menggunakan terpal dan rangka besi untuk konstruksi kolam serta memasang sistem aerasi untuk mendukung kebutuhan oksigen selama proses budidaya.

Setelah pembangunan dan persiapan kolam rampung, kelompok mulai menebarkan benih ikan lele sebagai tahap awal penerapan sistem bioflok.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: Mualem, Saya masih Punya Hutang, Saya Janji akan ke Aceh

Ketua Kelompok Karang Taruna Gampong Mata Ie, Arif Hidayat, menyambut baik penerapan teknologi tersebut.

Menurutnya, anggota kelompok sebelumnya masih mengandalkan sistem budidaya lele secara konvensional.

“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam membangun dan mengoperasikan kolam bioflok,” kata Arif.

Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. Abdullah, S.Pd., M.Si., dari Universitas Syiah Kuala, berharap teknologi tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus percontohan bagi kelompok masyarakat lain di Gampong Mata Ie.

Baca Juga :  Perdana, Pemkab Aceh Besar Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari Ombubsman RI 

Tim pengabdian akan melanjutkan pendampingan teknis agar kelompok mampu mengelola sistem bioflok secara mandiri hingga memasuki tahap produksi.

Penerapan teknologi bioflok ini menjadi langkah awal pengembangan budidaya lele berbasis teknologi tepat guna.

Program tersebut sekaligus mendorong keterlibatan pemuda desa dalam membangun usaha produktif dan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Kadiskopukmdag Aceh Besar: Awal Tahun 2025, Harga Bako di Pasar Tradisional Lambaro Masih Stabil

Aceh Besar

Pj Ketua Dekranasda Aceh Besar Ikuti Rakerda Dekranasda 2023 Se-Aceh

Aceh Besar

NasDem Aceh Siapkan Furqan Firmandez Maju Pilkada Aceh Besar

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Lepas Purna Tugas Camat Baitussalam

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Percepatan Pelaksanaan Program Presiden Prabowo

Aceh Besar

Buka Rapat Evaluasi Ketercapaian RPJMK, Ir H Mawardi: Untuk Melihat Konsistensi Rencana Kerja OPD Terhadap Program

Aceh Besar

Anulir Hasil Musyawarah, Bupati Aceh Besar Angkat Ajudan Jadi Imam Masjid

Aceh Besar

PWI dan Kajari Aceh Besar Perkuat Komitmen Pengawasan Daerah