Home / Daerah

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:07 WIB

Disdik Dayah Banda Aceh Kunjungi Dayah Mishrul Huda Malikussaleh, Serahkan Kurikulum dan Serap Aspirasi

mm Redaksi

Jajaran Disdik Dayah Kota Banda Aceh saat bersilaturahmi dan menyerahkan kurikulum kepada pimpinan Dayah Mishrul Huda Malikussaleh di Kecamatan Jaya Baru, Senin (15/12/2025). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Jajaran Disdik Dayah Kota Banda Aceh saat bersilaturahmi dan menyerahkan kurikulum kepada pimpinan Dayah Mishrul Huda Malikussaleh di Kecamatan Jaya Baru, Senin (15/12/2025). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus menyerahkan kurikulum dayah, jajaran Dinas Pendidikan Dayah (Disdik Dayah) Kota Banda Aceh mengunjungi Dayah Mishrul Huda Malikussaleh di Gampong Lamjame, Kecamatan Jaya Baru, Senin (15/12/2025).

Rombongan dipimpin oleh Sekretaris Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Drs. Rahmat Khadafi, MM, bersama para kepala bidang dan jabatan fungsional. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Pimpinan Dayah, Waled Rusli Daud, S.HI., M.Ag, yang akrab disapa Abu Panton, dengan jamuan khas berupa bulukat dan kopi.

Baca Juga :  Berhadiah Rp 22 Juta, Pemkab Aceh Barat Buka Pendaftaran Open Turnamen Bulu Tangkis

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Khadafi menanyakan langsung kondisi santri, dewan guru, serta dampak bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah terhadap aktivitas pendidikan di Dayah Mishrul Huda Malikussaleh.

Abu Panton menjelaskan bahwa meski tidak terdampak banjir secara langsung, aktivitas dayah ikut terganggu akibat krisis air bersih yang dipicu oleh pemadaman listrik bergilir pascabanjir. Kondisi ini membuat santri harus diantar-jemput demi menjaga kelangsungan proses belajar mengajar.

Baca Juga :  Danrem 011/Lilawangsa Pimpin Sertijab 3 Pejabat Dandim, Ini Penggantinya

“Pendidikan di dayah harus tetap berjalan meskipun dalam keterbatasan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebanyak tujuh orang dewan guru terdampak langsung bencana, karena berasal dari daerah yang dilanda banjir bandang, seperti Panton Labu dan Gampong Seunedon, Kabupaten Aceh Utara.

Baca Juga :  Gibran Center Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi DPW Aceh Bersama DPD dari 23 Kabupaten/Kota se-Aceh

Menanggapi hal tersebut, jajaran Disdik Dayah Kota Banda Aceh menyampaikan rasa prihatin dan empati atas musibah yang menimpa para guru dayah, termasuk kondisi rumah mereka yang terdampak banjir.

“Kita doakan semoga ada hikmah di balik musibah ini dan kondisi segera pulih sehingga proses pendidikan dapat kembali berjalan normal,” ujar Rahmat Khadafi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua IMM Pidie Kecam Pelaku Pembakaran Balai Pengajian Desa Sangso Samalanga

Daerah

Seorang Bayi Perempuan Ditemukan di Saree

Daerah

Pemerintah Aceh Berikan Hadiah Umrah untuk GTK Berprestasi 2024

Daerah

Siapa Hartono? Pemilik Kapal pengangkut Ikan 280 Ton yang terdampar di Simeulue

Daerah

Khadam Indonesia ; “Nuga-Nuga Melukis Sejarah Bangun Masa Depan”

Daerah

Empat Golongan yang Dirindukan Surga

Daerah

Gebyar Sumpah Pemuda digelar

Daerah

Misi Kemanusiaan, AMPN salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang dan Aceh Timur