Home / Advetorial / Banda Aceh

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:11 WIB

DPMG Banda Aceh Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Fasilitasi PKK hingga Tingkat Gampong

mm Redaksi

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti. Foto: Pemko Banda Aceh

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti. Foto: Pemko Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh terus mendorong penguatan pemberdayaan masyarakat melalui fasilitasi Tim Penggerak PKK mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga gampong.

Kepala DPMG Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti, mengatakan pada 2026 pihaknya tidak memiliki program unggulan yang secara khusus menyasar peningkatan kapasitas dan kesejahteraan perempuan. Namun, berbagai program pemberdayaan masyarakat tetap dijalankan melalui lembaga kemasyarakatan yang ada di tingkat desa dan gampong.

Baca Juga :  Berlangsung Meriah, Ratusan Muda-Mudi Padati Arena Pekan Tari Gunongan

“Pada 2026, DPMG tidak memiliki program unggulan yang secara khusus melaksanakan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan perempuan,” kata Ritasari, Minggu (14/6/2026).

Meski demikian, DPMG tetap menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan lembaga kemasyarakatan, termasuk Tim Penggerak PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan masyarakat di tingkat akar rumput.

Rangkaian kegiatan Pokja 1 -IV PKK di Banda Aceh mengevaluasi persiapan ADM. Foto: Dok. Istimewa

Menurut Ritasari, program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan fasilitasi Tim Penggerak PKK dalam penyelenggaraan gerakan pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan keluarga.

Sasaran program ini mencakup lembaga PKK di tingkat kota, kecamatan, hingga gampong, sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  DPKA Jalin Kerjasama Strategis dengan BPS Aceh: Tingkatkan Literasi dan Sinergi Pembangunan SDM

Ia menjelaskan, penguatan kapasitas PKK menjadi penting karena organisasi tersebut selama ini berperan aktif dalam berbagai program sosial kemasyarakatan, mulai dari kesehatan keluarga, pendidikan, ketahanan pangan rumah tangga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain itu, DPMG juga menjalankan program pemberdayaan lembaga adat dan masyarakat hukum adat sebagai bagian dari upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis gampong.

Baca Juga :  Ketua DPRK Banda Aceh Jadi Narasumber Pertemuan Arsitek Dunia, Dorong Kolaborasi Pembangunan Kota

“Melalui penguatan lembaga kemasyarakatan dan adat, diharapkan masyarakat semakin berdaya dan mampu berperan aktif dalam pembangunan di tingkat gampong,” ujarnya.

DPMG Banda Aceh menilai pemberdayaan masyarakat tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif lembaga kemasyarakatan yang selama ini menjadi ujung tombak pembangunan sosial di tingkat desa.

Dengan penguatan kelembagaan tersebut, pemerintah berharap pembangunan berbasis masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Agen Pegadaian: Jembatan Baru Antara Layanan dan Masyarakat

Banda Aceh

Satpol PP WH Banda Aceh Tegur PKL Jalan T. Iskandar, Dorong Penataan Ruang Publik

Banda Aceh

RSUD Meuraxa Buka Layanan Quick Response, Ini Kelebihannya

Advetorial

Permintaan Meugang Dongkrak Harga Daging di Banda Aceh, Harga Daging Sapi Tembus Rp180 Ribu

Banda Aceh

AMPAS Adakan Konsolidasi Aksi Galang Dana

Advetorial

Pesona Wisata Pantai Kota Juang Nan Eksotis

Advetorial

Objek Wisata Pemandian Air Panas di Bener Meriah, Nikmati Sensasi Berendam di Kota Dingin

Banda Aceh

DPRK dan Wali Kota Banda Aceh Hadiri Relaunching AMANAH, Dorong Ekonomi Kreatif Aceh