Home / Banda Aceh / Ekbis

Senin, 27 April 2026 - 14:28 WIB

SPPG Lamjame Diapresiasi, Warga Rasakan Dampak Nyata Peningkatan Ekonomi

mm Redaksi

Pelaku UMKM bersama pengelola dapur MBG Lamjame berfoto usai kegiatan produksi makanan bergizi gratis di Banda Aceh, Senin (27/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Pelaku UMKM bersama pengelola dapur MBG Lamjame berfoto usai kegiatan produksi makanan bergizi gratis di Banda Aceh, Senin (27/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Program dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lamjame, Kota Banda Aceh, di bawah naungan Yayasan Idaman Aceh Berjaya, menuai apresiasi dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini dinilai tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga terbukti menggerakkan roda perekonomian warga di sekitarnya.

Nidarwati (40), pemilik usaha kue “Rasya”, menjadi salah satu pelaku UMKM yang merasakan langsung dampak positif program tersebut. Ia mengaku bersyukur karena usahanya kini memperoleh tambahan penghasilan dari pesanan kue yang rutin dilakukan oleh pihak dapur MBG.

Baca Juga :  Kuliner Baru di Blangpidie: Ungkoet Kareung Sambal Sunti, Ikan Pilih Sendiri Mulai Rp25 Ribu

“Alhamdulillah, sejak ada dapur MBG, pesanan kami meningkat. Ini sangat membantu di tengah kondisi ekonomi yang terbatas,” ujarnya.

Menurut Nidarwati, lonjakan permintaan kue turut membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Dalam satu kali pesanan besar, ia mampu melibatkan hingga 10 orang tenaga kerja untuk membantu proses produksi.

“Kalau ada orderan dalam jumlah banyak, kami bisa mempekerjakan sampai 10 orang. Ini tentu memberi manfaat tidak hanya bagi saya, tetapi juga bagi warga lainnya,” tambahnya.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Raja Muhammad Isan, pelaku UMKM lainnya. Ia menyebut program MBG telah membawa dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan usahanya.

“Kami sangat berterima kasih. Program ini benar-benar menjadi penopang bagi usaha kecil seperti kami,” kata Raja.

Baca Juga :  Pj Gubernur Aceh Sebut Aset BPKS Jadi Solusi Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu, pemilik “Ummah UMKM” yang bergerak di bidang produksi bakpia juga mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menyebutkan bahwa sejak hadirnya dapur MBG, permintaan produknya meningkat tajam, bahkan tidak hanya berasal dari satu dapur saja.

“Pesanan terus meningkat, bukan hanya dari dapur Lamjame, tetapi juga dari dapur lainnya. Ini sangat membantu perkembangan usaha kami,” ungkapnya.

Ia berharap program MBG dapat terus berlanjut agar manfaatnya tetap dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya pelaku UMKM yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

Di sisi lain, Kepala SPPG Lamjame, Riski Fadilah, SE menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM lokal. Menurutnya, keterlibatan UMKM merupakan bagian penting dalam memastikan keberhasilan program MBG secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Aceh Economic Updates 2025: Peluang Ditengah Tantangan

“Kami akan terus berupaya memberdayakan UMKM lokal, sekaligus memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap terjaga,” ujarnya.

Riski juga mengimbau para pelaku UMKM untuk menjaga kualitas produk agar kepercayaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan.

Program MBG yang dijalankan BGN melalui SPPG Lamjame, Kota Banda Aceh, bersama Yayasan Idaman Aceh Berjaya ini menjadi bukti nyata bahwa intervensi pemerintah di sektor gizi dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat, menciptakan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan bersama.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Ekbis

Syariah Career Talk BSI di USK: Menginspirasi Talenta Muda Menapaki Karier di Perbankan Syariah

Banda Aceh

Soal Gaji Petugas Pasar, Kadiskopukmdag: Sedang Dicarikan Solusi

Aceh Barat

Kemenkum Aceh Sosialisasikan Kekayaan Intelektual di Meulaboh, Dorong UMKM Aceh Barat Naik Kelas

Banda Aceh

Selama Ramadan, Damkar Banda Aceh Tingkatkan Kesiapsiagaan Antisipasi Kebakaran Rumah Tangga

Banda Aceh

Disdukcapil Banda Aceh Siapkan Penerapan ISO 27001 untuk Perkuat Keamanan Data Kependudukan

Banda Aceh

DPRK dan Wali Kota Banda Aceh Hadiri Relaunching AMANAH, Dorong Ekonomi Kreatif Aceh

Ekbis

Perkuat Sinergi, Regional CEO BSI Aceh Kunjungi Ketua MPU Aceh

Daerah

Kakanwil Kemenkum Aceh : Tahun 2024, 732 permohonan pendaftaran merek di Seluruh Aceh