Home / Hukrim

Senin, 2 Februari 2026 - 22:10 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual Menyeret ASN Dinas Syariat Islam Aceh: Mahasiswi Nagan Raya Alami Trauma

mm Redaksi

Foto: Dok. Istimewa

Foto: Dok. Istimewa

Nagan Raya – Kabar tak sedap menghampiri Dinas Syariat Islam Aceh. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial NI diduga melakukan pelecehan seksual terhadap AN (20), mahasiswi asal Nagan Raya. Peristiwa ini, yang masih dalam tahap penyelidikan, terjadi di dalam mobil penumpang Toyota Hiace, saat korban dalam perjalanan dari Nagan Raya menuju Banda Aceh, Senin (02/02/2026).

Dalam keterangan yang disampaikan oleh paman korban kepada media ini melalui via WhatsApp dalam telepon paman korban, Said Mus, menerangkan, kejadian bermula pada dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB, 01 Februari 2026.

Baca Juga :  OTT Terhadap Jaksa Tak Perlu Izin Jaksa Agung

“Saat AN tertidur, NI diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan meraba-raba bagian tubuhnya. AN sontak terbangun dan berteriak di dalam mobil,” ungkap Said Mus.

“Kemudian, saat korban turun membeli makanan, NI diduga dengan sengaja melakukan tindakan tidak pantas,” lanjut Said Mus. Akibat kejadian ini, AN dilaporkan mengalami trauma dan shock.

Pihak keluarga telah melaporkan dugaan tindak pidana ini ke SPKT Polda Aceh dengan nomor laporan STTLP/B/26/II/2026/SPKT/Polda Aceh tertanggal 02 Februari 2026. Laporan ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga :  WNA asal Maladewa Diamankan Petugas Imigrasi Sabang

NI, yang merupakan warga Gampong Ie Beudoh, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, saat ini tercatat sebagai ASN di Dinas Syariat Islam Aceh. “Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Terlebih, NI diketahui pernah menjabat sebagai ketua salah satu organisasi masyarakat di Nagan Raya,” ujar Said Mus.

Penting untuk diingat bahwa hingga saat ini, status NI masih sebagai terduga. Asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi. Kebenaran atas dugaan ini akan ditentukan melalui proses hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Kejaksaan Kembali Jadi Lembaga Penegak Hukum Terpercaya

Pihak keluarga berharap agar kasus ini diusut tuntas secara profesional dan transparan. Mereka juga meminta agar korban mendapatkan pendampingan psikologis untuk memulihkan traumanya.

Kasus ini menjadi perhatian serius dan diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik. (AM)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Dapat Ancaman Sindikat, Kemlu RI Pastikan WNI Korban Scam di Kamboja Aman

Banda Aceh

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan PKL di Jembatan Peunayong, Risiko Macet Jadi Alasan Utama

Hukrim

Upaya Polisi Lhokseumawe Mencegah Terjadinya Tindakan Kriminal

Hukrim

KPK : Prabowo Subianto punya komitmen kuat untuk pemberantasan korupsi

Hukrim

Penyidik Polres Bener Meriah Serahkan Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi ke Jaksa

Hukrim

2 Orang Pelaku Pencurian Mesin Potong Rumput dan Pompa Air Diringkus Polisi

Daerah

Mahasiswa dan Pemuda Minta KPK Liburan ke Bireuen, Ada Apa?

Hukrim

Kedapatan Bawa Sajam, Dua Remaja Diamankan Tim URC Polres Lhokseumawe