Home / Nagan Raya / Parlementaria

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Emban Amanah Baru Di FKKA, Mohd Rizki Ramadhan Perluas Kiprah Nagan Raya Untuk Aceh

mm Redaksi

Ketua DPRK Nagan Raya Bersama Istri. Foto: Dok. Istimewa

Ketua DPRK Nagan Raya Bersama Istri. Foto: Dok. Istimewa

Nagan Raya — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya, Mohd Rizki Ramadhan, kembali dipercaya mengemban amanah dalam ruang pengabdian yang lebih luas. Ia dikukuhkan sebagai Wakil Koordinator III Dewan Pimpinan Forum Komunikasi Kabupaten/Kota Aceh (FKKA) periode 2025–2030.

Pengukuhan berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (19/8/2026) dan dilakukan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto.

Amanah tersebut menjadi bagian dari struktur kepengurusan FKKA yang diisi sejumlah kepala daerah dan pimpinan DPRK dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Sementara posisi Koordinator FKKA dipercayakan kepada Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Baca Juga :  Daniel Abdul Wahab Minta Pemerintah Aceh Tinjau Ulang Kebijakan JKA Demi Keadilan Kesehatan

Bagi Nagan Raya, kepercayaan kepada Mohd Rizki Ramadhan untuk mengambil bagian dalam kepengurusan FKKA menjadi momentum strategis untuk memperkuat komunikasi dan kontribusi daerah dalam forum antarkabupaten/kota di Aceh.

Pengukuhan yang dilanjutkan dengan rapat kerja tersebut juga menjadi ruang untuk membangun koordinasi dan sinergi dalam mendukung pembangunan daerah serta memperjuangkan berbagai kepentingan masyarakat Aceh.

Sebagai Ketua DPRK Nagan Raya, Mohd Rizki Ramadhan selama ini memiliki tanggung jawab dalam menjalankan fungsi kelembagaan legislatif, menyerap aspirasi masyarakat serta mengawal berbagai agenda pembangunan daerah.

Di sisi lain, sebagai Ketua DPC PPP Nagan Raya, amanah tersebut semakin memperluas ruang pengabdian dan komunikasi politiknya, baik di tingkat daerah maupun dalam jejaring antardaerah di Aceh.

Baca Juga :  Komisi III DPRK Banda Aceh Minta DLHK3 Disiplin Jadwal Pengangkutan Sampah

Kepercayaan baru di tingkat provinsi ini diharapkan tidak sekadar menjadi tambahan tanggung jawab, tetapi juga menjadi energi baru untuk memperkuat kiprah Nagan Raya dalam percaturan pembangunan Aceh.

Mohd Rizki Ramadhan menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab sekaligus motivasi untuk terus memberikan kontribusi.

“Amanah ini menjadi tanggung jawab sekaligus motivasi untuk terus berkontribusi dalam memperkuat sinergi, komunikasi, dan kebersamaan dalam membangun Aceh. Semoga amanah yang diberikan dapat kami jalankan dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab dan keikhlasan.”

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRA Ir Saifuddin Muhammad /Yah Fud Serap Aspirasi Masyarakat Bireuen Melalui Reses II di Kecamatan Peudada

Pesan tersebut menggambarkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi, melainkan ruang untuk memperluas manfaat dan memperkuat kerja bersama.

Dengan dikukuhkannya Mohd Rizki Ramadhan sebagai Wakil Koordinator III Dewan Pimpinan FKKA, harapan terhadap semakin kuatnya representasi dan kontribusi Nagan Raya di tingkat Aceh pun terbuka.

Dari daerah, membawa aspirasi masyarakat. Di tingkat Aceh, memperkuat komunikasi dan sinergi. Dan melalui setiap amanah, menghadirkan kerja nyata yang memberi manfaat.

Amanah baru, ruang pengabdian yang lebih luas. Dari Nagan Raya untuk Aceh, dengan semangat kerja, sinergi dan dedikasi.

Reporter: Aprizal.43

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRA Menetapkan Pansus Dan BKD Serta Penjadwalan Pelantikan Gubernur Aceh Terpilih

Parlementaria

Dewan Apresiasi Konsistensi Illiza atas Penegakan Syariat di Banda Aceh

Parlementaria

Ketua DPRA Tekankan Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Penguatan Integritas

Parlementaria

DPR Aceh Minta Pemda Evaluasi Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

Aceh Besar

Rahmat Aulia Anggota DPRK Aceh Besar Buka Gebyar Ramdhan di Kuta Malaka

Parlementaria

Ketua DPRA Menerima Hasil Penetapan Gubernur Terpilih dari KIP Aceh

Parlementaria

Ketua DPRA Zulfadli Bacakan Teks Proklamasi di HUT ke-80

Parlementaria

Daniel Abdul Wahab: Pembangunan Banda Aceh Butuh Sinergi Legislatif, Eksekutif, dan Masyarakat