Home / Aceh Barat Daya / Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:41 WIB

Haji Uma Fasilitasi Ambulans Pemulangan Jenazah Warga Abdya

mm Teuku Nizar

Ambulance dari bantuan Haji Uma mengantar jenazah warga Abdya yang meninggal di Batam. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id.

Ambulance dari bantuan Haji Uma mengantar jenazah warga Abdya yang meninggal di Batam. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id.

Aceh Barat Daya – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, telah membantu proses pemulangan jenazah warga Gampong Ujong Tanoh, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang meninggal di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (8/3/2026).

Jenazah almarhum M. Dahlan JH dari Bandara Internasional Kualanamu ke rumah duka  menggunakan ambulans.

Haji Uma menanggung seluruh biaya ambulans dan administrasi kargo dari bandara tersebut.

Proses bantuan dimulai setelah pihaknya menerima surat permohonan dari Camat Setia, Syamsul Hidayat, S.E.

Pemerintah kecamatan mengajukan permohonan untuk memfasilitasi pemulangan jenazah warganya.

Baca Juga :  Rakerda Partai Golkar Abdya, Agus Samhadi: Optimis Raih Tiga Kursi

Almarhum meninggal di Batam dan proses pemulangan pada Sabtu (7/3/2026) sore.

Setelah menerima permohonan, Haji Uma segera menyiapkan biaya administrasi kargo dan ambulans dengan total sekitar Rp4,1 juta.

Melalui Liaison Officer (LO) Abdya, Jimy, Haji Uma menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan berharap mereka mendapatkan ketabahan dari Allah SWT.

Ia juga meminta maaf karena tidak dapat mengantar jenazah, karena saat ini berada di Jakarta untuk menjalankan tugas sebagai anggota DPD RI.

Camat Setia Syamsul Hidayat, S.E menyampaikan bahwa almarhum ditemukan meninggal di rumah kontrakannya di Batam.

Baca Juga :  LSM KOMPAK Minta Pj Bupati Dipulangkan

Selain bantuan dari Haji Uma, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya juga memberikan santunan kepada keluarga.

Menurut keluarga, almarhum telah merantau di Batam selama kurang lebih lima tahun.

Sebelumnya keluarga menerima kabar bahwa ia mengalami demam dan ingin pulang ke kampung halaman, namun kemudian kehilangan kontak hingga mendapatkan informasi kematiannya.

Almarhum berusia 64 tahun dan merupakan penyandang tuna netra yang bekerja untuk mencari nafkah di Batam.

Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat mereka kesulitan membiayai proses pemulangan jenazah, sehingga keuchik dan keluarga mengajukan permohonan bantuan melalui surat resmi dari Camat Setia.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur Safrizal Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran Simeulue

Almarhum meninggalkan istri Nurul Asma dan tiga anak yaitu Khairil Hafiq, Irfan Maulana, serta Atul.

Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada Haji Uma yang membuat pemulangan jenazah menjadi mungkin.

“Alhamdulillah, kami sebagai keluarga mengucapkan ribuan terima kasih kepada Haji Uma yang telah memfasilitasi pemulangan keluarga kami. Hanya Allah yang mampu membalas kebaikan beliau,” ujar pihak keluarga.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Pohon Trembesi Ditebang di Jalan Perkantoran Abdya, Warga Pertanyakan Pengawasan Pemerintah

Aceh Barat Daya

Bupati Abdya Sampaikan Pertanggungjawaban APBK 2025

Aceh Barat Daya

Salman Nahkodai DPD PSI Abdya, Siap Perkuat Konsolidasi

Aceh Barat Daya

Pj Aceh Barat Daya Terima TAPE Aceh Award

Pemko Banda Aceh

Jelang Tahun Ajaran Baru, 45 Anak Yatim di Ulee Kareng Terima Bantuan Sekolah dari Pemko Banda Aceh

Aceh Barat Daya

Patroli Malam, Samapta Polres Abdya Sasar Lokasi Rawan Gangguan Kamtibmas

Aceh Barat Daya

Komunikasi Lemah, Kasyful Wara Soroti Kinerja SKPK Abdya

Aceh Barat Daya

Jamaluddin Idham Salurkan Bantuan Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya