Home / Aceh Barat Daya / Ekbis

Senin, 2 November 2026 - 17:30 WIB

Husnul Jamil: Lapangan Kerja di Abdya Sangat Sulit, UMKM Harus Diperkuat

mm Teuku Nizar

Workshop SIAP Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Arena Motel, Blangpidie, Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Workshop SIAP Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Arena Motel, Blangpidie, Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya — Sulitnya lapangan pekerjaan menjadi salah satu tantangan serius masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Kondisi itu mendorong perlunya penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang melibatkan kaum ibu.

Hal tersebut disampaikan Husnul Jamil, staf ahli anggota DPR RI T. H. Zulkarnain Ampon Bang, saat menghadiri kegiatan Aktivasi Desa Kreatif Workshop SIAP Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Arena Motel, Blangpidie, Senin (2/11/2026).

“Kita melihat lapangan pekerjaan di Abdya sangat sulit. Ini menjadi salah satu tantangan kita semua,” kata Husnul.

Baca Juga :  8 ASN Abdya Lulus Magister Pendidikan

Menurut Husnul, penguatan ekonomi masyarakat perlu berjalan melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan UMKM.

Karena itu, pihaknya menyiapkan sejumlah program pelatihan bagi kaum ibu di Abdya pada 2027.

“Kita akan buat pelatihan untuk ibu-ibu, seperti pelatihan pembuatan kue, bordir dan pelatihan berbasis ibu-ibu lainnya. Para pelaku UKM akan kita dorong untuk mengikuti program tersebut,” ujarnya.

Ia menyebut Kecamatan Babahrot menjadi salah satu wilayah yang akan mendapat program pelatihan bagi pelaku UMKM pada 2027.

Baca Juga :  Harga MinyaKita di Aceh Singkil Tembus Rp1800 Per Liter

Husnul menilai UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian Abdya.

Karena itu, ia berharap pemerintah dan pihak perbankan memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.

“UMKM menjadi salah satu punggung ekonomi Kabupaten Abdya. Kita berharap pemerintah maupun pihak perbankan bisa memudahkan pembiayaan bagi UMKM,” katanya.

Di hadapan peserta yang mayoritas kaum ibu, Husnul juga mengajak masyarakat ikut mendukung pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah.

Ia berharap keterampilan yang masyarakat peroleh melalui berbagai program pelatihan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Baca Juga :  Reses Ke-tiga, Julinardi: Mencari Format Dan Solusi Terbaik

Tetapi berkembang menjadi usaha yang mampu menambah pendapatan keluarga.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Kelola Usaha dari Genggaman: Manajemen Usaha Desa Berbasis AI” yang dilaksanakan oleh Direktorat Jasa TIK, Deputi Kreativitas Digital dan Teknologi, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menggelar kegiatan itu dalam rangka Aktivasi Desa Kreatif tahun 2026.

Workshop tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal pemanfaatan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI) dalam pengelolaan usaha desa serta pengembangan ekonomi kreatif.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Kabut Asap Mengintai, Bupati Abdya Keluarkan Lima Imbauan untuk Warga

Aceh Barat Daya

Obat Kosong, Resep Tanpa Stempel, Pelayanan RSUTP Dikeluhkan

Aceh Barat Daya

Terkait Penunjukan Plt. Sekda, KMI Abdya: Sudah Tepat

Aceh Barat Daya

TMMD Kodim 0110/Abdya Rampungkan Rumah Layak Huni

Aceh Barat Daya

Gerak Cepat Bersihkan Sampah Usai Pawai Budaya HUT RI, Petugas DLH Abdya Tuai Apresiasi Warga

Daerah

Mau jadi Agen ActionLink Bank Aceh? Ini Syaratnya

Ekbis

Alasan Harga MinyaKita Dinaikkan

Daerah

Pemerintah Aceh Komitmen Ciptakan Kebijakan Strategis untuk Dongkrak Ekonomi