Home / Keagamaan / Pemko Banda Aceh

Senin, 8 Juni 2026 - 20:59 WIB

Illiza Ajak Warga Hadiri Dakwah Akbar Bersama Syeikh Reza Abdul Jabbar dan Peggy Melati Sukma di Bustanussalatin

mm Redaksi

Flyer kegiatan Dakwah Akbar yang digelar oleh Pemko Banda Aceh di Taman Bustanussalatin, Selasa malam (9/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Flyer kegiatan Dakwah Akbar yang digelar oleh Pemko Banda Aceh di Taman Bustanussalatin, Selasa malam (9/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh mengajak seluruh masyarakat untuk menghadiri kegiatan Dakwah Umum yang akan digelar di Taman Bustanussalatin, Selasa malam (9/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Pemko Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam bersama sejumlah organisasi dan komunitas dakwah tersebut akan menghadirkan dua mubaligh ternama, yakni Syeikh Reza Abdul Jabbar dan Khadijah Peggy Melati Sukma.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.

“Banda Aceh adalah kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir bersama keluarga, sahabat, dan kerabat dalam majelis ilmu ini. Insya Allah akan menjadi kesempatan berharga untuk menambah wawasan keislaman, memperkuat keimanan, serta mengambil hikmah dari para ulama dan dai yang hadir,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Qari Aceh Besar Tampil Maksimal di Cabang Tahfiz 30 Juz

Menurutnya, kehadiran Syeikh Reza Abdul Jabbar yang merupakan putra Aceh dan kini memimpin komunitas imam di Selandia Baru menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh. Sementara Ustadzah Khadijah Peggy Melati Sukma dikenal luas sebagai dai, penulis, dan aktivis kemanusiaan yang aktif menyampaikan dakwah di berbagai daerah maupun mancanegara.

“Kami berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Mari ramaikan taman kota kita dengan majelis ilmu dan zikir kepada Allah SWT. Semoga kegiatan ini menjadi wasilah hadirnya keberkahan bagi Banda Aceh dan seluruh warganya,” kata Illiza.

Baca Juga :  Parade Idang Meulapeh dan Festival Kuah Beulangong Meriahkan Maulid Raya Pemko Banda Aceh 2025

Rangkaian kegiatan akan dimulai pukul 20.30 WIB dengan penampilan Tari Sufi dan lantunan Shalawat Badar, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta saritilawah oleh para qari dan peserta terbaik MTQ Kota Banda Aceh.

Selanjutnya, wali kota akan menyampaikan sambutan sekaligus melaunching Program Dakwah Kolaborasi Kota Banda Aceh sebelum memasuki sesi dakwah utama yang akan berlangsung hingga selesai.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Pemko Banda Aceh mengundang seluruh lapisan masyarakat, mulai dari generasi muda, keluarga, komunitas, hingga para tokoh masyarakat untuk hadir dan menyemarakkan syiar Islam di ibu kota Provinsi Aceh.

Baca Juga :  Banda Aceh Experience Putar Ekonomi Rp7,62 Miliar, HUT Kota Jadi Motor Penggerak UMKM dan Pariwisata

Dakwah umum tersebut merupakan bagian dari rangkaian program dakwah yang dibawa oleh Syeikh Reza Abdul Jabbar dan Ustadzah Khadijah Peggy Melati Sukma selama kunjungan mereka di Aceh, dengan fokus pada penguatan nilai-nilai Islam, pembinaan umat, serta penguatan ketahanan keluarga Muslim.

Masyarakat diharapkan hadir lebih awal agar dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan khidmat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Raih Opini WTP 18 Kali Berturut-turut dari BPK-RI

Daerah

Pemko Salurkan Bantuan Untuk Puluhan Warga Aceh Tengah Yang Tertahan di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

BAA Talks 2026, Wali Kota Banda Aceh Dorong Kota Berbasis Talenta dan Kolaborasi

Keagamaan

Satpol PP WH Banda Aceh Ingatkan Penginapan Jangan Fasilitasi Pelanggaran Syariat

Pemko Banda Aceh

Cegah Stunting Sejak Dini, Banda Aceh Perkuat Pendampingan Ibu Hamil

Banda Aceh

Forkopimcam Lueng Bata Gelar Safari Ramadan 1447 H, Kunjungi 9 Meunasah

Nasional

Jelang Raker APEKSI 2026, Wali Kota dari Berbagai Daerah Mulai Tiba di Banda Aceh

Advetorial

Kasus TBC Masih Tinggi, Banda Aceh Perkuat Sistem Kesehatan Lewat Program RSSH