Home / Banda Aceh / Ekbis / Pemko Banda Aceh

Minggu, 26 April 2026 - 15:29 WIB

Banda Aceh Experience Putar Ekonomi Rp7,62 Miliar, HUT Kota Jadi Motor Penggerak UMKM dan Pariwisata

mm Redaksi

Event Banda Aceh Eksperience dalam rangka memperingati HUT Banda Aceh ke 821. Foto: Dok. Istimewa

Event Banda Aceh Eksperience dalam rangka memperingati HUT Banda Aceh ke 821. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-821 Kota Banda Aceh melalui rangkaian acara Banda Aceh Experience tidak hanya menghadirkan hiburan dan kemeriahan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi kota.

Berdasarkan perhitungan nilai ekonomi kegiatan, total perputaran uang selama penyelenggaraan event tersebut mencapai Rp7,62 miliar. Nilai tersebut terdiri dari direct impact sebesar Rp5,08 miliar dan indirect impact sebesar Rp2,54 miliar.

Akademisi Ekonomi Pembangunan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK), Muhammad Ilhamsyah Siregar, menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa event daerah mampu memberikan efek ekonomi nyata jika dirancang dengan baik.

Baca Juga :  Program Bank Aceh Peduli Memberikan Kebermanfaatan Bagi Masyarakat dan Lingkungan

“Event seperti ini bukan hanya ruang hiburan, tetapi juga instrumen ekonomi. Ketika masyarakat datang, berbelanja, menginap, menggunakan transportasi, dan menikmati produk lokal, maka uang berputar di banyak sektor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, direct impact merupakan dampak ekonomi langsung yang dihitung dari sejumlah komponen utama, yakni belanja penyelenggara event (EO) termasuk pembangunan panggung utama, pendapatan sponsor, serta penjualan tenant yang melibatkan pelaku UMKM dan peserta pameran.

Sementara indirect impact dihitung menggunakan koefisien lazim dalam industri event sebesar 1,5 kali, yang mencerminkan efek berantai terhadap sektor-sektor lain di luar transaksi utama.

Baca Juga :  DPMG Banda Aceh Gelar Pelatihan Manajemen BUMG untuk Tingkatkan Kapasitas Pengelola

Menurut Ilhamsyah, dampak tidak langsung tersebut mencakup meningkatnya okupansi hotel, penggunaan transportasi dan rental mobil, kebutuhan rantai pasok bahan baku seperti kuliner, produksi, energi, hingga jasa pendukung lainnya.

Selain itu, aktivitas ekonomi juga dirasakan oleh pelaku usaha lokal melalui kebutuhan operasional tambahan seperti laundry, utilitas, logistik, dan layanan pendukung selama kegiatan berlangsung.

“Ini menunjukkan bahwa perayaan hari jadi kota tidak boleh dilihat sebagai biaya semata, tetapi sebagai investasi ekonomi dan sosial yang mampu mendorong aktivitas usaha masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  BSI Aceh Sambut Hari Pelanggan Nasional dengan Apresiasi Spesial untuk Nasabah

Momentum HUT Kota Banda Aceh ini pun dinilai berhasil memperlihatkan bahwa event daerah dapat menjadi sarana promosi UMKM lokal, memperkuat sektor pariwisata, serta meningkatkan citra Banda Aceh sebagai kota yang aktif, kreatif, dan ramah investasi.

Dengan nilai ekonomi mencapai miliaran rupiah, Banda Aceh Experience menjadi bukti bahwa perayaan hari jadi kota bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan investasi sosial dan ekonomi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Tindaklanjuti Instruksi Pj Gubernur, Pemko Validasi Lapangan Calon Penerima Rumah Layak Huni

Ekbis

Harga BBM, LPG dan Listrik  Bakal Naik Lagi?

Pemko Banda Aceh

Respons Cepat Wali Kota Banda Aceh, Durasi Lampu Lalu Lintas Simpang Oman Disesuaikan

Banda Aceh

DPMG Banda Aceh Dampingi 4 Gampong Persiapan Lomba Gampong 2026

Pemko Banda Aceh

Aplikasi Saleum Permudah Warga Banda Aceh Sampaikan Aduan Pelayanan Publik

Ekbis

Asisten II Sekda Tutup Expo UMKM Aceh 2024

Advetorial

Illiza Tegaskan Arah Kota Kolaborasi di BAA Talks 2026

Pemko Banda Aceh

Satpol PP & WH Aceh Intensifkan Razia Tempat Hiburan Jelang Ramadhan 1447 H