Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:45 WIB

Illiza Tegaskan Komitmen Banda Aceh sebagai Kota Tangguh Bencana, Perkuat Mitigasi dan EWS

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat wawancara program Zona Inspirasi di Studio KompasTV, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat wawancara program Zona Inspirasi di Studio KompasTV, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Jakarta – Komitmen Banda Aceh sebagai kota tangguh bencana kembali ditegaskan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dalam wawancara eksklusif program Zona Inspirasi bertajuk “Banda Aceh Tumbuh dan Tangguh”, Kamis (12/2/2026), di Studio KompasTV, Jakarta Pusat.

Dalam dialog yang dipandu host Wandha Dwiutari tersebut, Illiza menegaskan bahwa sejarah tsunami 2004 membentuk karakter Banda Aceh sebagai kota yang tidak boleh lengah terhadap risiko bencana.

“Kami hidup dengan memori sejarah yang kuat. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi bagian dari komitmen kami dalam membangun Banda Aceh,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Kendalikan Situasi, Pasokan 1.670 LPG 3 Kg sudah Mulai Didistribusi
Penguatan Mitigasi dan Sistem Terintegrasi

Menurut Illiza, penguatan mitigasi dilakukan secara sistematis melalui optimalisasi sembilan rumah pompa, perbaikan dan normalisasi drainase, pembangunan tanggul pantai, serta pemasangan Early Warning System (EWS) di sejumlah titik pemantauan ketinggian air.

Ia menekankan, pembangunan ketangguhan kota tidak hanya berbasis infrastruktur fisik, tetapi juga sistem koordinasi dan respons cepat lintas sektor di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Paparkan Konsep Kota Rendah Karbon di Forum Nasional APEKSI 2025

“Mitigasi tidak cukup hanya dengan membangun fisik. Yang tidak kalah penting adalah sistem yang terintegrasi agar respons bisa cepat dan tepat,” katanya.

Layanan Dasar Tetap Stabil Saat Bencana

Saat bencana hidrometeorologi melanda Aceh pada akhir 2025, Pemerintah Kota Banda Aceh memastikan layanan dasar tetap berjalan. Koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas rumah sakit, distribusi air bersih, serta layanan publik lainnya.

Baca Juga :  Dispersip Banda Aceh Teken MoU dengan Guru TK Kuta Raja untuk Tingkatkan Literasi Anak

Di tengah situasi tersebut, Banda Aceh juga menunjukkan solidaritas antar daerah dengan membuka donasi dan menyalurkan bantuan bagi wilayah terdampak.

“Dulu Banda Aceh dibantu oleh banyak pihak. Hari ini, ketika daerah lain terdampak, sudah seharusnya kita juga hadir membantu,” ujarnya.

Menutup wawancara, Illiza menegaskan bahwa melalui penguatan sistem mitigasi dan solidaritas regional, pemerintahannya berkomitmen membangun kota tangguh yang tidak hanya berdiri pada proyek fisik, tetapi juga sistem dan pelayanan publik yang responsif.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Satu Tahun Kepemimpinan Illiza Saaduddin Djamal–Afdhal Khalilullah, DPRK Nilai Banda Aceh Makin Dikenal Dunia

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Buka Peukan Raya Ramadan 1447 H, Targetkan Perputaran Ekonomi Rp2 Miliar per Hari

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh dan DPRK Sepakati Raqan APBK 2026, Anggaran Fokus pada Pelayanan Publik

Pemko Banda Aceh

Dinsos Banda Aceh Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Ceurih dan Alue Naga

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Pacu Capaian Sanitasi Aman 2025, Tirta Daroy Jadi Garda Terdepan

Pemko Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh: Perlindungan Perempuan dan Anak Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Pemko Banda Aceh

Ketua TP PKK Banda Aceh Kunjungi PAUD Salsabila, Dorong Pembelajaran Ramah Anak

Pemko Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir