Banda Aceh — Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, M.Pd., mengapresiasi capaian Kota Banda Aceh yang kembali mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Provinsi Aceh tahun 2025.
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, IPM Aceh tahun 2025 mencapai 76,23 poin, meningkat dari 73,29 pada tahun 2020. Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan IPM Aceh rata-rata mencapai 0,79 persen per tahun. Di antara seluruh kabupaten/kota, Kota Banda Aceh menempati posisi teratas dengan IPM 89,55 poin.
Banda Aceh tidak hanya mencatat IPM tertinggi di Aceh, tetapi juga berada di peringkat atas secara nasional — melampaui kota-kota besar seperti Yogyakarta dan Denpasar.
Dr. Musriadi menilai keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras Pemerintah Kota Banda Aceh dalam meningkatkan tiga pilar utama pembangunan manusia, yakni pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
“Capaian IPM Banda Aceh yang sangat tinggi ini menjadi bukti bahwa pembangunan manusia di kota kita berjalan di jalur yang benar. Pemerintah berhasil menyediakan akses pendidikan yang merata, layanan kesehatan yang baik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil,” ujar Musriadi, Senin (10/11/2025).
Ia menegaskan bahwa DPRK Banda Aceh akan terus mendukung berbagai kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dukungan ini penting agar capaian yang sudah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.
“IPM bukan sekadar angka, tapi cerminan kualitas hidup warga. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bersama untuk terus memperkuat komitmen membangun Banda Aceh yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera,” tutupnya.
Editor: RedaksiReporter: Redaksi









