Banda Aceh – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh akan menggelar Gerakan Pangan Murah.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 10 Februari 2026 di Lapangan Sepak Bola Lambung, Kecamatan Meuraxa, serta pada 11 Februari 2026 di Halaman Masjid Syuhada Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala.
Kepala DP2KP Kota Banda Aceh, Iskandar, mengatakan Gerakan Pangan Murah ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan potensi lonjakan harga menjelang Ramadhan.
“Selama dua hari pelaksanaan, kami menyiapkan total 2.600 paket pangan murah, dengan rincian 1.300 paket per hari,” ujar Iskandar di kantornya, Senin (9 Februari 2026).
Ia menjelaskan, setiap paket pangan murah berisi empat komoditas utama, yaitu beras, telur, minyak makan, dan gula pasir. Paket tersebut dijual dengan harga Rp163 ribu.
“Rinciannya, beras 5 kilogram seharga Rp60 ribu, telur satu papan Rp38 ribu, minyak makan 2 liter Rp35 ribu, dan gula pasir 2 kilogram Rp30 ribu,” jelasnya.
Iskandar juga mengimbau masyarakat Kota Banda Aceh yang ingin membeli paket pangan murah agar membawa KTP asli atau fotokopi sebagai syarat pembelian.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemko Banda Aceh berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terjangkau menjelang Ramadhan.
Editor: Amiruddin. MK













