Home / Daerah

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:29 WIB

Tujuh Keuchik Dilantik, Wabup Pidie Tekankan Transparansi Dana Desa

mm Amir Sagita

Wabup Pidie Alzaizi Umar, saat menyematkan tanda palakat pada Keuchik Gampong Mesjid M.Daud Safari usai melantik tujuh Keuchik di Aula Kantor Camat Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Selasa (10/2/2026). (Foto.Amir Sagita.NOA.co.id).

Wabup Pidie Alzaizi Umar, saat menyematkan tanda palakat pada Keuchik Gampong Mesjid M.Daud Safari usai melantik tujuh Keuchik di Aula Kantor Camat Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Selasa (10/2/2026). (Foto.Amir Sagita.NOA.co.id).

Sigli – Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar melantik tujuh keuchik di Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh, Selasa (10/2/2026). Dalam pelantikan tersebut, Alzaizi menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa guna mendorong kesejahteraan masyarakat. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Camat Muara Tiga.

Tujuh keuchik yang dilantik masing-masing, Keuchik Gampong Mesjid M Daud Safari, Keuchik Gampong Tgk Dilaweung Idris, Keuchik Gampong Kupula Fakhrul Munir, Keuchik Gampong Blang Raya Suhadi, Keuchik Gampong Ie Masen Arif Fadhillah, Keuchik Gampong Sagoe Tgk Subki, dan Keuchik Gampong Deyah Zakaria.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Barat Lantik 34 Pejabat Administrator

Dalam sambutannya, Alzaizi meminta para keuchik yang baru dilantik agar mengelola dana desa secara terbuka serta menjalin koordinasi yang baik dengan Tuha Peut Gampong (TPG) dan pemerintah kecamatan. Menurut dia, tata kelola yang transparan akan membuat program pembangunan gampong lebih tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Keuchik memiliki tanggung jawab penuh dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan gampong. Jabatan ini harus dijalankan dengan sebaik-baiknya selama enam tahun ke depan demi meningkatkan kesejahteraan warga,” kata Alzaizi.

Baca Juga :  500 Eks Kombatan GAM Batee Iliek Deklarasi Dukungan untuk Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi

Ia juga mengingatkan agar para keuchik memberikan pelayanan publik yang baik dan tidak mengabaikan kepentingan masyarakat. Selain itu, komunikasi dengan Tuha Peut Gampong dan tokoh masyarakat perlu dibangun untuk mencegah konflik serta menjaga stabilitas sosial di tingkat gampong.

Alzaizi menekankan pentingnya meninggalkan perbedaan pasca pemilihan keuchik. Para keuchik diminta merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan pilihan politik sebelumnya, serta terus berkoordinasi dengan unsur muspika agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara persuasif.

Baca Juga :  Berbagai Persiapan Terus Disiapkan Jelang Pelaksanaan Musywil Ke - 39 Muhammadiyah dan Aisyiyah

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Pidie juga mendorong optimalisasi pengelolaan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dan Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi desa. Menurut dia, kedua lembaga tersebut berpotensi memperkuat perekonomian masyarakat apabila dikelola secara profesional.

Selain soal pemerintahan gampong, Alzaizi mengajak masyarakat Kecamatan Muara Tiga untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah bencana banjir dan penyebaran penyakit, dengan dukungan layanan pengelolaan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup.

Share :

Baca Juga

Daerah

BPJS Kesehatan dan Dinkes Simeulue Gencarkan Sosialisasi Layanan Gigi JKN

Daerah

Tarmizi Age: Bumi Aceh Kaya, Namun Rakyat Belum Merasakan Kebahagiaan

Daerah

Sarjani Abdullah terlihat bernostalgia di Pasar Pante Teungoh

Daerah

MTQ Kemukiman Jruek, Gampong Jruek Bak Kreh Juara Umum

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Resmikan Gedung Baru Dinas Perkim Aceh, Minta ASN Kerja Lebih Baik

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Plh Sekda Aceh Besar Sampaikan Nota Keuangan APBK 2025 di DPRK

Daerah

Perjuangan Srikandi Aceh Besar Mewujudkan Mimpi

Daerah

Kunjungi Stand Masak Festival Peh Keukarah Bireun, Haji Mukhlis : Festival Peh Keukarah Penting Untuk Kelestarian Kebudayaan Bireuen