Home / Daerah

Senin, 22 Desember 2025 - 09:07 WIB

Kadis DPKA Salurkan Bantuan Pemerintah Aceh dan Selamatkan Arsip Pascabanjir di Langsa

mm Redaksi

Dr. Syaridin bersama tim saat memilah buku dan arsip yang masih dapat diselamatkan pascabanjir di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Minggu (21/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Dr. Syaridin bersama tim saat memilah buku dan arsip yang masih dapat diselamatkan pascabanjir di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Minggu (21/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Langsa – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA), Dr. Syaridin, S.Pd., M.Pd., mewakili Pemerintah Aceh bersama tim, melakukan kunjungan kemanusiaan ke Kota Langsa, Minggu (21/12/2025), untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat serta pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang terdampak banjir parah.

Selain bantuan dari Pemerintah Aceh, pada kesempatan tersebut Syaridin juga menyalurkan bantuan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) kepada masyarakat Kota Langsa dan jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa yang terdampak bencana.

Baca Juga :  Dilanda Musim Kemarau, Pj Bupati Aceh Besar Ajak Warga Salat Istisqa

Bantuan yang diserahkan secara langsung tersebut berupa tikar untuk alas tidur, selimut, kain sarung, beras, mi instan, serta kebutuhan dasar lainnya. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih bertahan di tengah kondisi pascabanjir.

Selain menyerahkan bantuan, Syaridin meninjau langsung kondisi Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa yang terdampak banjir. Ia melihat sejumlah buku dan arsip dalam kondisi basah dan berlumpur akibat terendam air. Bersama tim, Syaridin turut memilah koleksi buku dan arsip yang masih berpeluang diselamatkan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan Silaturrahmi KPIA

Dalam kunjungannya, Syaridin juga memberikan masukan dan arahan teknis terkait langkah-langkah penyelamatan arsip pascabanjir, sebagai upaya menjaga keberlangsungan memori dan dokumen penting daerah.

Baca Juga :  BSI Berkolaborasi dengan BI, OJK, dan BNN untuk Edukasi BSI Agent di Aceh

“Pemulihan fisik penting, tetapi penyelamatan arsip adalah upaya menjaga ingatan dan identitas daerah agar tidak hilang bersama bencana,” ujar Syaridin.

Syaridin yang juga mantan Penjabat Wali Kota Langsa itu, menyebutkan kunjungan tersebut sebagai wujud kepedulian dan komitmen Pemerintah Aceh bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam mendampingi masyarakat dan institusi terdampak, baik dari sisi kemanusiaan maupun pelestarian arsip dan pengetahuan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Menyambut Ramadhan, Karyawan/ti PT PEMA kembali Serahkan Bantuan Rp. 25 Juta untuk Palestina

Daerah

Kanwil Kemenkum Aceh Dorong pembentukan Posbankum Desa Terpencil di Aceh Singkil

Aceh Besar

Aceh Besar Peringati HUT ke-40 Kota Jantho, Pj Bupati Iswanto: Terus Bersinergi, Berprestasi, dan Menginspirasi

Daerah

PSIM ke Liga 1: Lebih dari Sepak Bola, ini Identitas dan Harga Diri Kota  

Daerah

Penjelasan BNPB Terkait Kekecewaan Gubernur Aceh

Daerah

Bahas Pupuk Subsidi, Ini Kata Pimpinan Ombudsman

Daerah

Kantor Keuchik Rukoh di Segel, Pemerintah Kota dan Muspika Gelar Rapat Mediasi

Daerah

Wagub Fadhlullah Silaturahmi dengan Rektorat UIN Ar-raniry dan USK