Home / Aceh Besar / Daerah

Minggu, 14 Juli 2024 - 06:50 WIB

Dilanda Musim Kemarau, Pj Bupati Aceh Besar Ajak Warga Salat Istisqa

mm Redaksi

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM. Foto: Istimewa

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM. Foto: Istimewa

Aceh Besar – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, meminta warga Kecamatan Lhoknga dan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar untuk melaksanakan salat Istisqa (salat minta hujan).

Hal tersebut sebagai bagian dari ikhtiar dan doa untuk mengakhiri musim kemarau yang melanda wilayah Aceh Besar yang berdampak kekurangan air bersih bagi masyarakat Lhoknga dan Peukan Bada akibat menurunnya permukaan air tanah.

Dalam kaitan pelaksanaan salat istisqa itu, Iswanto meminta jajaran MPU Kecamatan melakukan koordinasi dengan MPU Aceh Besar, juga dengan jajaran Teungku imum dan keuchik gampong.

“Usaha maksimal memang harus dan terus dilakukan untuk mengatasi dampak dari keadaan. Namun semua ikhtiar itu juga harus disertai dengan doa. Kita rencanakan salat Istisqa itu akan diadakan di Masjid Lhoknga, Gampong Lamkruet,” ucap Muhammad Iswanto, Sabtu (13/7).

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Hadiri Peresmian 2.664 Titik Air se-Indonesia secara Vidcom Bersama Pangdam IM

Rencana salat istisqa itu dilontarkan Iswanto usai memimpin Rapat Koordinasi lintas stakeholder serta OPD terkait, di Posko Darurat Bencana Kekeringan di pelataran Kantor Camat Lhoknga.

Dalam Rakor terbatas itu, Iswanto menekankan, semua tindakan yang dilakukan dalam kaitan penanganan terdampak kekeringan haruslah dalam koridor dan koordinasi di bawah kendali Pemerintah Kabupaten.

“Dengan konsep seperti itu, penangan akan lebih sistematis, terukur dan tepat sasaran atau tidak bias,” jelasnya.

Baca Juga :  MUDAB Gelar Mudab Akbar II dan Istiqashah Kemerdekaan RI ke-79 di Aceh Barat

Iswanto mengingatkan semua elemen yang terlibat dalam penanganan dampak kekeringan untuk tidak bekerja sendiri sendiri, namun tetap mengedepankan kolektivitas dan soliditas dalam bertindak.

Rakor Darurat Bencana Kekeringan itu diikuti jajaran keuchik di Kecamatan Lhoknga, Forkopimcam, serta unsur OPD, dan perwakilan dari PT SBA. Selain itu juga ada unsur DPRK dari Dapil Lhoknga dan Peukan Bada.

Dituturkan Iswanto, Pemkab Aceh Besar bersama PT Solusi Bangun Andalas telah berkomitmen untuk mencari solusi bagi penanganan kekurangan air bersih akibat kekeringan di Lhoknga dan sekitarnya. Langkah itu mencakup jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang.

Salah satu solusi berkelanjutan adalah dengan membuat sumur bor di masjid empat pemukiman dalam wilayah Kecamatan Lhoknga. Selain itu juga dengan membuat sumur bor di setiap gampong, tepatnya di meunasah atau fasilitas publik.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Simeulue mengamankan Terduga Pembuat Laporan palsu  

“Untuk sumur bor Masjid Kemukiman akan ditalangi melalui dana CSR dari PT SBA. Intinya, kesepakatan itu telah ada dan dibahas melalui beberapa kali rapat koordinasi gabungan,” kata Iswanto.

“Mari kita bersatu untuk kerja kerakyatan ini. Lakukan apa yang telah disepakati, termasuk kita revisi ADG untuk kemaslahatan masyarakat. Saat ini sekitar (Rp) 700 miliar alokasi dana desa untuk 604 Gampong di Aceh Besar,” pungkas Iswanto.

Penulis: Kirfan

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga terlibat jaringan terorisme, Dua ASN di Aceh diamankan Densus 88

Daerah

Kini Miliki Rumah Layak Huni, Solusi Bangun Andalas Hadirkan Senyum Ibu Khairiah di Bulan Ramadan

Daerah

Polres Lhokseumawe Tingkatkan Patroli Malam dan Razia

Banda Aceh

ISEI Banda Aceh dan Radio Antero Gelar FGD: Quo Vadis Arah Kebijakan Ekonomi Aceh?

Daerah

Kafilah Muara Tiga Tampil Enam Cabang Hari Pertama

Banda Aceh

Modus Janji Kerja, Gadis 16 Tahun Asal Aceh Dijual Jadi PSK di Malaysia

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Hadiri Muswil III DMI Aceh 

Daerah

Setiap Anak Memiliki Hak Yang Sama Untuk Mendapat Pendidikan, Faizar Rianda : Sekolah Rakyat, Harapan Baru Menuju Indonesia Maju