Home / Pendidikan

Kamis, 21 November 2024 - 15:36 WIB

Kadisdik Aceh Ajak Mahasiswa Kukuhkan Spirit Kebangsaan dan Jiwa Demokrasi

mm Redaksi

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A., saat mengajak mahasiswa untuk memperkuat spirit kebangsaan dan jiwa demokrasi dalam kuliah umum bertema “Mengukuhkan Spirit Kebangsaan dan Jiwa Demokrasi dalam Bingkai Kebinekaan”. Foto: Disdik Aceh

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A., saat mengajak mahasiswa untuk memperkuat spirit kebangsaan dan jiwa demokrasi dalam kuliah umum bertema “Mengukuhkan Spirit Kebangsaan dan Jiwa Demokrasi dalam Bingkai Kebinekaan”. Foto: Disdik Aceh

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A., mengajak mahasiswa untuk memperkuat spirit kebangsaan dan jiwa demokrasi dalam kuliah umum bertema “Mengukuhkan Spirit Kebangsaan dan Jiwa Demokrasi dalam Bingkai Kebinekaan”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (20/11/2024) di Auditorium FKIP Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, dalam rangkaian acara Gelar Karya VIII.

Dalam paparannya, Marthunis menekankan bahwa pendidikan memegang peranan penting dalam membangun generasi emas Indonesia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kokoh.

Baca Juga :  Kepala Sekolah MAN IC Aceh Timur Tutup Kegiatan MATSAMA

“Pendidikan adalah kunci dalam menanamkan nilai kebangsaan dan demokrasi yang kokoh,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya penguatan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis di era teknologi yang kian mendominasi kehidupan generasi muda. Menurutnya, tantangan global dan derasnya pengaruh media sosial membutuhkan kesiapan generasi muda untuk memanfaatkan teknologi secara bijak.

Lebih lanjut, Marthunis mengajak masyarakat, terutama tenaga pendidik dan orang tua, untuk mendampingi generasi muda dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan.

Baca Juga :  16 Sekolah di Aceh Singkil Terakreditasi C 
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A., saat mengajak mahasiswa untuk memperkuat spirit kebangsaan dan jiwa demokrasi dalam kuliah umum bertema “Mengukuhkan Spirit Kebangsaan dan Jiwa Demokrasi dalam Bingkai Kebinekaan”. Foto: Disdik Aceh

“Kita semua harus bekerja sama mempersiapkan mereka menjadi individu yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Kepada mahasiswa, Marthunis memberikan pesan khusus agar mereka menjadi teladan dalam mengamalkan nilai kebangsaan dan demokrasi.

“Mahasiswa adalah agen perubahan sekaligus pengawal persatuan dalam kebinekaan. Jadilah pribadi cerdas secara akademik, bijak dalam bertindak, dan aktif menjaga keutuhan bangsa,” pesannya.

Baca Juga :  Disdik Aceh Rakor dengan Yayasan Kartika Jaya

Kuliah umum ini bertujuan memperkuat semangat kebinekaan, kolaborasi, dan inovasi dalam pendidikan, sejalan dengan visi membentuk generasi emas yang kompetitif dan berintegritas.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A., saat mengajak mahasiswa untuk memperkuat spirit kebangsaan dan jiwa demokrasi dalam kuliah umum bertema “Mengukuhkan Spirit Kebangsaan dan Jiwa Demokrasi dalam Bingkai Kebinekaan”. Foto: Disdik Aceh

Dalam kesempatan tersebut, materi turut disampaikan oleh Dr. HM Nasir Djamil, M.Si (Anggota Komisi III DPR RI) asal Aceh, melalui Zoom; AKBP Ruslan Syafei, S.Ag (Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Aceh); serta Dr. Drs. Meurah Budiman, SH., MH. (Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Aceh).

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Advetorial

Kenali Adat Istiadat Seputar Kenduri Blang Menurut MAA Aceh

Pendidikan

Generasi Muda Aceh Dilatih Jadi Duta Kewaspadaan Bencana Lewat Literasi Sains

Aceh Jaya

Aceh Jaya Masuk Rekomendasi Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun 2026

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Percepatan Pembentukan LPDPA untuk Jamin Keberlanjutan Pendidikan

Pendidikan

Masuk Finalis Mengajar APBN, Gubernur Apresiasi Guru SMKN 1 Peusangan Bireuen

Pendidikan

Pj. Gubernur Aceh Apresiasi FAKIP V, Dorong Pendidikan Inklusif untuk Generasi Emas

Pendidikan

Serahkan SK Tenaga Kontrak Tahun 2023, Ini Pesan Kadisdik Aceh

Opini

Guru Lem Pox