Home / Aceh Barat Daya

Sabtu, 29 November 2025 - 12:13 WIB

Kantor Gampong Kayee Aceh Gunakan Genset untuk Layani Warga

mm Teuku Nizar

Warga Gampong Kaye Aceh memanfaatkan penyediaan genset di Kantor Desa setempat. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Warga Gampong Kaye Aceh memanfaatkan penyediaan genset di Kantor Desa setempat. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya — Pemerintah Gampong Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengaktifkan genset di kantor desa sebagai langkah darurat menyusul pemadaman listrik total yang dipicu bencana banjir dan longsor di sejumlah kawasan di Aceh.

Keuchik Gampong Kayee Aceh, Abdul Rasyid, mengatakan, operasional genset dilakukan agar pelayanan publik tidak lumpuh meski pasokan listrik terputus.

Baca Juga :  Ketua DPRK Sebut Tahun 2020 Pemerintah Tidak Anggarkan Dana Untuk Persada

“Ini kami lakukan supaya masyarakat tetap bisa mengurus layanan penting. Selama aliran listrik belum normal, kantor desa tetap beroperasi dengan dukungan genset,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Menurut Abdul Rasyid, gangguan jaringan listrik akibat bencana alam tidak hanya berdampak pada sektor pemerintahan desa, tetapi juga secara langsung memukul aktivitas masyarakat, terutama komunikasi dan ekonomi kecil.

“Banjir dan longsor menyebabkan jaringan listrik rusak di beberapa titik. Warga kesulitan berkomunikasi, aktivitas usaha kecil terhenti, dan pelayanan publik sangat terganggu,” jelasnya.

Baca Juga :  Abrasi Kembali Terjadi, BPBK Abdya Tangani Darurat Sementara 

Pemerintah gampong saat ini terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendorong percepatan perbaikan infrastruktur kelistrikan. Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian waktu pemulihan pasokan listrik.

“Kami berharap pihak terkait dapat bergerak cepat. Listrik adalah kebutuhan vital masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  PT. CA Sebut Putusan di Website Tidak Bisa Jadi Pedoman, Begini Respon Wakil Ketua DPRK Abdya

Akibat pemadaman listrik yang berlangsung selama beberapa hari ini, warga terpaksa beradaptasi dengan keterbatasan. Pada malam hari, sebagian warga mengandalkan penerangan darurat, sementara pengisian daya alat komunikasi menjadi kendala utama.

Pemerintah gampong mengimbau warga untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta menghindari area rawan longsor. Warga juga diminta segera melapor jika menghadapi keadaan darurat yang memerlukan penanganan cepat.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Jalan Teurangon-Abdya Putus, Babinsa Bersama Petugas Gabungan Lakukan Patroli 

Aceh Barat Daya

Penutupan Turnamen PBSI Aceh, Safaruddin Mengapresiasi Masyarakat Abdya

Aceh Barat Daya

Pawai Budaya HUT RI ke-81, Satlantas Abdya Tutup Sejumlah Ruas Jalan Minggu Siang

Aceh Barat Daya

TNI Kebut Pembangunan MCK Program TMMD Kodim Abdya

Aceh Barat Daya

PLN Prioritaskan Listrik RSUD dan Kantor Pemerintah di Blangpidie

Aceh Barat Daya

Lembaga DPRK Abdya Dinilai Gagal Menampilkan Peran Kelembagaan 

Aceh Barat Daya

Warga Diajak Waspada Banjir di Tengah Intensitas Hujan Tinggi

Aceh Barat Daya

Kabel Menjuntai di Desa Meudang Ara Bukan Milik PLN