Home / Aceh Barat / Pemerintah / Peristiwa

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:21 WIB

Kebakaran Lahan Meluas, Bupati Aceh Barat Instruksikan Shalat Istisqa Serentak 28 Januari 2026

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM meninjau lokasi sekaligus membahas rencana pelaksanaan shalat istisqa sebagai ikhtiar menghadapi kemarau panjang dan kebakaran lahan di Aceh Barat, Senin (26/1/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM meninjau lokasi sekaligus membahas rencana pelaksanaan shalat istisqa sebagai ikhtiar menghadapi kemarau panjang dan kebakaran lahan di Aceh Barat, Senin (26/1/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat terus meluas dan berdampak pada sejumlah kecamatan. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM menginstruksikan pelaksanaan shalat istisqa (shalat minta hujan) secara serentak di seluruh kecamatan, termasuk di dayah dan pesantren.

Shalat istisqa tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, dan akan dibimbing langsung oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk ikhtiar spiritual di tengah musim kemarau panjang yang saat ini melanda wilayah Aceh Barat.

Baca Juga :  Mendagri : kemampuan kewirausahaan Penting Dimiliki Kepala Desa  

Bupati Tarmizi menjelaskan, sebagai langkah persiapan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah menggelar rapat teknis yang melibatkan unsur terkait guna memastikan pelaksanaan shalat istisqa berjalan tertib dan serentak di seluruh wilayah.

“Rapat teknis ini penting agar pelaksanaan shalat istisqa dapat berjalan dengan baik dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujar Tarmizi, Senin (26/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Tarmizi juga menyampaikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat berbahaya dan dapat memperparah kondisi kebakaran yang sudah terjadi.

Baca Juga :  Hingga Hari Ini Progres Kopdes MP di Aceh Besar Capai 62 Persen

“Apabila ada masyarakat yang terbukti melakukan pembakaran lahan atau tindakan yang memicu kebakaran, jangan salahkan pemerintah jika nantinya diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tarmizi menjelaskan bahwa saat ini Aceh Barat tengah memasuki musim kemarau, ditandai dengan tidak adanya awan konvektif yang berpotensi menurunkan hujan di wilayah udara Aceh Barat. Kondisi tersebut menyebabkan upaya modifikasi cuaca belum dapat dilakukan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air, mengingat berdasarkan prakiraan cuaca, belum terdapat potensi hujan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Penjabat Bupati Aceh Barat Resmi Buka Kejuaraan Bulu Tangkis Antar Instansi

Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus berupaya maksimal dalam penanganan kebakaran. Proses pemadaman api dilakukan siang dan malam dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.

Upaya penanganan kebakaran juga diperkuat dengan tambahan pasukan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang berasal dari Sibolangit. Pasukan tersebut telah berada di Aceh Barat selama dua hari terakhir untuk membantu proses pemadaman dan pengendalian kebakaran lahan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tarmizi Ajak Media dan LSM Perkuat Kolaborasi dalam Buka Puasa Bersama di Meulaboh

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Pimpin Rapat RKPD 2026, Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat

Hukrim

Kemenko Polkam: Sinergi Satgas Terpadu Daerah Kunci Atasi Premanisme

Peristiwa

Seorang Pejalan Kaki Meninggal Dunia di Banda Aceh

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Serahkan SK Plt Tiga Jabatan Strategis, Tekankan Efisiensi dan Inovasi

Nasional

Mendagri Imbau Pemda Tak Ragu Gunakan APBD untuk Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Ekbis

Tak Hanya Toko Online, Pemerintah Sasar Pajak dari Sektor-Sektor Ini

Pemerintah

Dampingi Presiden Joko Widodo, Menko Polhukam Hadiri Pembukaan PON XXI di Aceh