Home / Aceh Barat Daya / Politik

Senin, 2 Maret 2026 - 10:58 WIB

Ketua Komisi IV Temukan Beberapa Perawat dan Guru Absen

mm Teuku Nizar

Ketua Komisi IV DPRK Aceh Barat Daya, Sardiman melakukan sidak ke sejumlah Puskesmas dan Sekolah. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Ketua Komisi IV DPRK Aceh Barat Daya, Sardiman melakukan sidak ke sejumlah Puskesmas dan Sekolah. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya (DPRK Abdya), Sardiman, melakukan sidak ke sejumlah puskesmas serta sekolah SD dan SMP di daerah tersebut,Senin (2/3/2026).

Politisi Partai Aceh yang akrab disapa Tgk Panyang turun langsung untuk memastikan kedisiplinan aparatur pelayanan publik di sektor kesehatan dan pendidikan selama bulan suci Ramadan.

Tim melakukan sidak tanpa pemberitahuan sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif.

“Sidak bertujuan memastikan pelayanan kesehatan dan proses belajar mengajar tetap optimal meski di bulan puasa. Masyarakat dan siswa tidak boleh dirugikan karena petugas atau guru tidak hadir,” tegas Sardiman.

Sardiman dan tim memeriksa daftar absensi pegawai serta mencocokkan dengan kehadiran di lapangan.

Mereka mengunjungi ruang pelayanan, ruang guru, dan beberapa kelas untuk memastikan aktivitas berjalan sesuai jadwal.

Baca Juga :  Pemulihan Kelistrikan Aceh Berangsur Normal

Pemeriksaan mengungkapkan sejumlah perawat dan guru tidak berada di tempat kerja meski jam kerja masih berlangsung.

Komisi IV DPRK Abdya yang membidangi pendidikan dan kesehatan menetapkan temuan tersebut sebagai catatan serius.

Sardiman menilai kedisiplinan aparatur menjadi fondasi utama untuk menjaga kualitas pelayanan publik.

“Kita pahami kondisi puasa yang memerlukan penyesuaian. Namun kedisiplinan tidak boleh longgar. Pelayanan kesehatan menyangkut nyawa, sedangkan pendidikan menyangkut masa depan generasi,” ujarnya.

Sardiman menegaskan pihaknya akan segera koordinasi dengan dinas terkait untuk menindaklanjuti hasil sidak.

Ia meminta kepala puskesmas dan kepala sekolah memperketat pengawasan internal, termasuk memastikan kehadiran pegawai sesuai ketentuan selama Ramadan.

Menurutnya, absensi bukan hanya formalitas administrasi, melainkan instrumen pengendalian kinerja. Ketidakhadiran tanpa keterangan jelas dapat mengganggu pelayanan masyarakat secara langsung.

Baca Juga :  RDP Terkait PT CA Digelar Tertutup 

“Jika tenaga kesehatan tidak ada saat jam pelayanan, pasien tidak akan mendapatkan layanan yang tepat. Demikian juga di sekolah, guru yang tidak hadir akan mengganggu proses belajar mengajar,” jelasnya.

Sardiman menjelaskan sidak tidak bertujuan mencari kesalahan, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab lembaga legislatif dalam mengawal kualitas pelayanan publik.

Pengawasan merupakan bagian dari fungsi kontrol DPRK terhadap pelaksanaan tugas eksekutif daerah.

“Kehadiran di lapangan untuk memastikan sistem berjalan sesuai standar,” ucapnya.

Sardiman mengingatkan bulan Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan etos kerja dan integritas aparatur.

Ia berharap semangat ibadah selama bulan suci dapat berjalan seiring dengan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ramadan mengajarkan disiplin dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bidang pelayanan publik,” tambahnya.

Baca Juga :  RMPA Bertekat Menangkan Paslon Sarjani-Alzaizi

Komisi IV DPRK Abdya berkomitmen melakukan pengawasan secara berkala, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga pada momentum strategis lainnya seperti awal tahun ajaran baru dan masa pelayanan kesehatan krusial.

Hasil sidak akan dirangkum dalam laporan resmi, kemudian dibahas dalam rapat komisi dan jika diperlukan dibawa ke forum rapat bersama dinas terkait untuk mencari solusi konkret.

“Kita ingin masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik tanpa hambatan akibat rendahnya disiplin aparatur. Ini adalah komitmen bersama,” pungkasnya.

Melalui sidak ini, DPRK Abdya mengharapkan seluruh aparatur pelayanan publik di Aceh Barat Daya dapat meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme.

Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan dan kesehatan tetap terjaga, terutama di bulan Ramadan yang sarat dengan nilai pengabdian dan integritas.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Aparatur Gampong Tolak Vaksinasi, Akmal Ibrahim: Saya Minta Dipecat

Aceh Barat Daya

Kasus Korupsi Aceh Barat Daya Belum Jelas

Banda Aceh

Jamaluddin Idham Terpilih Pimpin PDI Perjuangan Aceh, Siap Satukan Kader dan Perkuat Basis Kerakyatan

Aceh Barat Daya

Yusran Adek Dampingi Salman Alfarisi di Pilkada Abdya 2024

Politik

Mahasiswa Deklarasi Dukungan ke Sayuti Abubakar sebagai Calon Walikota

Aceh Barat Daya

Jembatan Plat 4×5 meter Capai 80 Persen

Aceh Barat Daya

Pasien RSUD TP Abdya Keluhkan Pelayanan Perawat yang Buruk

Aceh Barat Daya

Resmi Ditunjuk Sebagai Ketua FJA, Rusman: Kita Siap Berkalaborasi