Home / Daerah / Pemerintah

Senin, 10 Maret 2025 - 23:27 WIB

komitmen Kanwil Kemenkum Aceh Dukung Program Pemerintah Daerah

mm Redaksi

Koordinasi Kemenkum Aceh bersama Biro Hukum Setda Aceh terkait analisis dan evaluasi hukum terhadap peraturan daerah tahun 2025, Banda Aceh, Senin (10/3/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Humas Kanwil Kemenkum Aceh).

Koordinasi Kemenkum Aceh bersama Biro Hukum Setda Aceh terkait analisis dan evaluasi hukum terhadap peraturan daerah tahun 2025, Banda Aceh, Senin (10/3/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Humas Kanwil Kemenkum Aceh).

Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh memperkuat koordinasi dengan Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Aceh terkait analisis dan evaluasi hukum terhadap peraturan daerah tahun 2025, Senin.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Aceh, Meurah Budiman menekankan pentingnya kerja sama antara Kanwil Kemenkum Aceh dan Pemerintah Aceh untuk memastikan harmonisasi kebijakan pusat dan daerah.

“Kami ingin hubungan sinergis ini lebih intensif, khususnya dalam fasilitasi produk hukum daerah, pembinaan perancang peraturan perundang-undangan, hingga pembentukan regulasi di bidang Syariat Islam,” Kata Kakanwil Kemenkum Aceh, Meurah Budiman, 10 Maret 2025.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Aceh Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum Desa

Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (Kadiv P3H), M. Ardiningrat mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi tujuh Qanun di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang relevan dengan isu tersebut.

“Kami berharap dapat melakukan analisis mendalam bersama Biro Hukum, termasuk mendapatkan dukungan tenaga ahli dari mereka dalam tim kerja evaluasi hukum 2025,” ungkap Ardiningrat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Umumkan Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029

Lebih lanjut, Kepala Biro Hukum Setda Aceh, Muhammad Junaidi juga menyoroti beberapa persoalan hukum di Aceh yang membutuhkan perhatian, termasuk kewenangan pengelolaan minyak dan gas bumi serta masa jabatan kepala desa (Geuchik).

Dalam menanggapi hal ini, Kakanwil Meurah Budiman menyatakan kesiapannya untuk memberikan pandangan hukum yang diperlukan.

“Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, kami berkomitmen mendukung program pemerintah daerah, termasuk dalam menyukseskan kebijakan strategis Aceh,” katanya.

Selain evaluasi peraturan daerah, diskusi juga mencakup pembentukan Pos Bantuan Hukum Desa (Posbankumdes), pemberian bantuan hukum bagi masyarakat miskin, serta pemenuhan Indeks Reformasi Hukum (IRH).

Baca Juga :  Ketua DPD CIC Aceh Singkil : Ada apa dengan Dewan Guru SDN No 1 Biskang?

Kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat kerja sama dalam memastikan kebijakan hukum di Aceh selaras dengan prinsip keadilan dan kebutuhan masyarakat

Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah evaluasi terhadap sejumlah Qanun terkait swasembada pangan, yang menjadi bagian dari lima program prioritas (Pancaprioritas) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Nelayan Nagan Raya Terima Bantuan Dari Kementrian Perikanan RI

Daerah

Kapolda Aceh Apresiasi Upaya Ditlantas dan Jajaran dalam Meminimalisir Angka Laka Lantas

Aceh Barat

Kontingen Aceh Barat Target Tiga Besar di Popda Aceh

Aceh Barat Daya

Darmawan Saputra Plt Kabag Prokopim

Daerah

DPR dan Pemerintah Aceh Sahkan APBA 2025 Sebesar Rp 10,8 Triliun

Daerah

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Bener Meriah Bagikan Bibit Kopi Untuk Masyarakat

Aceh Timur

Cabor Sepak Takraw Putri Aceh Timur Taklukkan Tim Putri Bener Meriah 2-0

Daerah

Serikat Pekerja PT. Meulaboh Power Generation Resmi Terdaftar di Nagan Raya