Home / Daerah / Peristiwa

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:37 WIB

KompasTV Terima Penjelasan TNI AD, Anggap Persoalan Sudah Selesai

Farid Ismullah

Redaksi Kompas TV Yogi Nugraha (Pertama Kiri) bersama Kapendam Iskandar Muda Kolonel Mustafa Kamal (Pertama Kanan). (Foto : Dok. Pendam Iskandar Muda).

Redaksi Kompas TV Yogi Nugraha (Pertama Kiri) bersama Kapendam Iskandar Muda Kolonel Mustafa Kamal (Pertama Kanan). (Foto : Dok. Pendam Iskandar Muda).

Banda Aceh – Insiden perampasan dan penghapusan karya jurnalistik terhadap wartawan KompasTV di Aceh oleh sejumlah anggota TNI berakhir damai.

Dikutip dari Kompas TV, KompasTV menerima permohonan maaf yang disampaikan TNI Angkatan Darat (AD) terkait peristiwa tersebut.

Pemimpin Redaksi Kompas TV Yogi Nugraha menyatakan bahwa masalah ini telah tuntas setelah adanya iktikad baik dan permintaan maaf dari TNI AD.

“Tentu insiden ini tidak baik, tapi kami redaksi Kompas TV melihat ini sudah selesai karena pihak Dispenad sudah datang dan menyampaikan permohonan maaf. Kami tentu menerima iktikad baik ini,” ujar Yogi Nugraha pada Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga :  Balai KSDA Aceh jadikan suaka badak sumatra di Aceh Timur pusat penelitian

Menurut Yogi, hubungan antara media dan TNI harus dipandang sebagai kemitraan. Dia menekankan pentingnya kolaborasi antara kedua pihak demi kepentingan bangsa.

“Pada dasarnya media dan TNI adalah mitra dan harus berkolaborasi untuk Indonesia,” tegasnya.

Yogi berharap penyelesaian ini menjadi pembelajaran berharga agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang, serta kedua belah pihak dapat saling menghormati tugas masing-masing.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Dampingi Presiden Jokowi Tinjau RSUDZA

“Saya kira ini baik untuk ke depannya. Semoga insiden seperti ini tidak terjadi dan kita bisa saling menghormati tugas masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Iskandar Muda Kolonel Mustafa Kamal menerima masukan dan menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi.

“ini menjadi bahan evaluasi dan masukan sangat beharga bagi kami, mohon maaf apabila masih ada anggota kami yang bersikap kurang baik,” katanya.

Baca Juga :  Harimau Resahkan Warga Sijudo, Patroli Diperketat

Mustafa juga menyampaikan harapannya agar ke depan, para prajurit di lapangan dapat lebih mengerti dan memahami akan tugas jurnalistik yang dilindungi oleh undang-undang.

“Semoga ke depan para prajurit pelaku di lapangan lebih mengerti dan memahami akan tugas jurnalistik,” jelas Mustafa.

Penyelesaian ini diharapkan memperkuat sinergi dan pemahaman antara institusi pers dan militer dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

KBRI Phnom Penh Tanggani dugaan TPPO Warga Aceh

Daerah

Command Centre Diskominsa Dikunjungi Peserta APIE Camp

Daerah

Kanwil Kemenkumham Aceh Mendampingi Tim RB Ditjen Pemasyarakatan

Daerah

Jelang Penutupan, Satgas TMMD ke -119 Kodim 0102/Pidie Kebut Semua Sasara Fisik

Daerah

Bertemu Wamen, Pj Gubernur Safrizal Sebut Pilkada Berjalan Baik dan Lancar

Hukrim

Presiden Prabowo Respons Kasus Meninggalnya Diplomat Kemlu

Daerah

SPMA Sebut Sosok Ini Dibutuhkan Pimpin Aceh SelatanĀ 

Daerah

Rugikan Negara Rp300 Juta, HD Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus BOS