Home / News

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WIB

Komunitas Ojol Apresiasi Pendekatan Humanis Polantas: Dulu Menyentuh dengan Surat Tilang, Sekarang dengan Hati  

mm Poppy Rakhmawaty

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum menggelar Forum Silaturahmi bersama dengan perwakilan komunitas ojek online (ojol) dari 12 Polda di Hotel Padma, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026).

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum menggelar Forum Silaturahmi bersama dengan perwakilan komunitas ojek online (ojol) dari 12 Polda di Hotel Padma, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026).

Semarang – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum menggelar Forum Silaturahmi bersama dengan perwakilan komunitas ojek online (ojol) dari 12 Polda di Hotel Padma, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026).

Dalam pertemuan itu, salah satu perwakilan komunitas ojol dari Medan, Sumatera Utara (Sumut), Agam Zubir menyampaikan apresiasi terhadap perubahan pendekatan aparat lalu lintas yang dinilai semakin humanis dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

“Kami merasakan perubahan besar. Kalau dulu pendekatannya lebih ke penindakan, sekarang lebih humanis dan menyentuh langsung ke masyarakat,” kata Agam.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa para pengemudi ojol merasakan langsung dampak positif dari berbagai program lalu lintas, termasuk pada periode mudik dan arus balik, yang dinilai berhasil menekan angka kecelakaan dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  One Way Lokal Presisi di Tol Trans Jawa Dihentikan, Kakorlantas: Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali  

“Kami sebagai masyarakat awam juga merasakan tingkat kecelakaan yang semakin menurun setiap tahunnya. Ini luar biasa kami rasakan bagaimana program bapak sendiri yang luar biasa detailnya menyentuh langsung kepada masyarakat khususnya kami pengemudi ojek online,” tutur dia.

Menurutnya, kehadiran program pembinaan dan edukasi dari kepolisian, khususnya di wilayah Sumatera Utara, telah membantu meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pengemudi ojol.

Bahkan, komunitas ojol kini turut berperan sebagai “mata dan telinga” dalam mendukung pengawasan di jalan raya.

“Kalau dulu kami kenal bapak polisi ini menyentuh dengan surat tilang, kalau sekarang menyentuh dengan hati. Apalagi bapak menyampaikan di tengah warga ojol tempat kami,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemprov Aceh Pantau Evakuasi WNI Asal Aceh dari Iran

Namun demikian, ia juga mengungkapkan sejumlah tantangan di lapangan. Salah satunya adalah tekanan dari sistem aplikasi yang menuntut pengemudi untuk mengejar target, sehingga memicu sebagian pengemudi mengambil risiko seperti melanggar aturan lalu lintas.

“Ini menjadi dilema. Di satu sisi kami ingin tertib, tapi di sisi lain ada tuntutan ekonomi yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Selain itu, persoalan keselamatan penumpang juga menjadi perhatian, termasuk masih adanya penumpang yang enggan menggunakan helm. Kondisi ini dinilai memerlukan pendekatan bersama antara kepolisian, perusahaan aplikasi, dan masyarakat.

Untuk itu, komunitas ojol mendorong adanya kolaborasi lebih lanjut dengan pihak aplikasi guna menciptakan sistem yang lebih mendukung keselamatan, seperti fitur darurat yang terhubung langsung dengan aparat lalu lintas.

Baca Juga :  256 Ribu Kendaraan Balik ke Jakarta, Kakorlantas: Tertinggi Sepanjang Sejarah

Dalam forum tersebut juga disinggung pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan kecelakaan. Perwakilan ojol menilai koordinasi antara kepolisian, PT Jasa Raharja, dan pihak terkait lainnya kini semakin baik dan responsif.

“Kami melihat perkembangan signifikan dalam dua tahun terakhir. Koordinasi semakin cepat dan korban kecelakaan juga lebih terarah,” pungkasnya.

Di akhir pernyataannya, komunitas ojol menegaskan dukungannya terhadap program-program Korlantas Polri serta berharap pendekatan humanis dan kolaboratif terus ditingkatkan demi menciptakan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di Indonesia.

Share :

Baca Juga

Daerah

KPK Diminta Awasi Pokir DPRK Aceh Singkil

News

Bantu Korban Banjir, Komando Singa Mutiara Bersihkan Mesjid di Pidie

Nasional

Anev Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas: Terus Jaga Marwah Lewat Pelayanan Humanis

News

Intimidasi Wartawan di Pidie, Alarm bagi Kebebasan Pers

Daerah

Presiden Prabowo Wakafkan 70.000 Al-Qur’an kepada Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera

News

Wakapolda Aceh Panen Raya Jagung Tahap I secara Serentak di Kabupaten Pidie

News

Pj Gubernur Safrizal Saksikan Warga Australia Masuk Islam di Masjid Raya

Nasional

Kunjungi SPPG di Siwalankerto, Bambang Haryo Dorong Peningkatan Kebersihan dan Kualitas Makanan