Home / Nasional / News

Senin, 15 Desember 2025 - 00:58 WIB

Potret Saat Bambang Haryo Turun Ke Pengungsian Korban Banjir Aceh

mm Poppy Rakhmawaty

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono, pada Rabu (10/12/2025) turun langsung ke posko pengungsian korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Foto: BHS Media.

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono, pada Rabu (10/12/2025) turun langsung ke posko pengungsian korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Foto: BHS Media.

Aceh – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono, pada Rabu (10/12/2025) turun langsung ke posko pengungsian korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Kehadirannya bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga menunjukkan empati serta kepedulian yang nyata terhadap warga terdampak.

Ia mendengarkan setiap keluhan masyarakat dengan penuh perhatian, menyimak cerita mereka dengan wajah serius, seolah turut merasakan duka dan kesulitan yang sedang mereka hadapi.

Baca Juga :  Gemako Gelar Khitan Gratis dan Bagikan Bansos

Pemilik sapaan akrab BHS menyampaikan dukacita dan keprihatinannya atas bencana yang merendam permukiman serta mengisolasi sebagian akses jalan tersebut. “Saya ikut prihatin dan berduka mendalam atas musibah banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Ini merupakan musibah yang demikian dahsyat. Berkat kerja keras Basarnas, TNI/Polri, serta para relawan, alhamdulillah kondisi mulai membaik dan akses jalan sudah bisa dilalui,” ujarnya.

Dalam penyaluran bantuan kali ini, BHS bersama Tim BHS Peduli dan Dharma Lautan Utama (DLU) Holding mengirimkan sekitar 12 truk logistik berisi sembako untuk warga terdampak. Bantuan disebar ke beberapa titik, mulai dari posko utama yang menampung banyak pengungsi, posko Gerindra yang memiliki dapur umum, hingga posko Bupati Aceh Tamiang.

Baca Juga :  Bakamla RI Kirim 70 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sumatra

Tak hanya kebutuhan pangan, pihaknya juga memberikan bantuan sarana telekomunikasi berupa perangkat Starlink guna mendukung komunikasi darurat. BHS menegaskan bahwa upaya darurat penanganan bencana harus dibarengi dengan penguatan sistem mitigasi di daerah-daerah rawan bencana.

Baca Juga :  TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Kaki Anak 9 Tahun di Aceh Tamiang

Ia menyebut wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi memiliki karakteristik bencana yang perlu mendapat perhatian serius.

“Semua daerah rawan longsor, banjir, gempa, dan tsunami harus berada di bawah koordinasi BNPB dan dilengkapi sistem mitigasi bencana. Early warning system (EWS) wajib disediakan dan harus terus disimulasikan. Begitu bencana terjadi, sistem peringatan harus langsung aktif,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Menko Polhukam Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi

Nasional

Hasil Akhir Pelaksanaan Seleksi Calon Anggota Komisi Kepolisian Nasional  

News

Marlina Muzakir Kunjungi dan Santuni Bocah Penderita Tumor Ganas di RSUDZA

Nasional

Peringati HUT ke-20, Bakamla RI Sumbangkan 107 Kantong Darah

Nasional

Satgas PKH Kuasai Kembali Dua Juta Hektare Lahan

Nasional

PSI Lolos Parliamentary Threshold Dan Milineal Coblos Prabowo Subianto Jika Kaesang Ketum PSI

Nasional

Bertahap, Layanan Kantor Cabang dan ATM BSI Kembali Pulih

News

Kapolda Aceh Hadiri Secara Virtual Groundbreaking Pembangunan Perumahan Polri