Home / Aceh Utara / Pemerintah Aceh

Rabu, 26 November 2025 - 00:20 WIB

Kunjungi Pengungsian di Matang Kareung, Marlina Muzakir dan Dinsos Aceh Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

mm Redaksi

Istri Gubernur Aceh sekaligus Ketua TP PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir, meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, sambil menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak, Selasa (25/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Istri Gubernur Aceh sekaligus Ketua TP PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir, meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, sambil menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak, Selasa (25/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Utara – Istri Gubenur Aceh, sekaligus Ketua TP PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir, meninjau langsung Lokasi pengungsian korban banjir, di Desa Matang Kareung, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (25/11/2025).

Kecamatan Baktiya menjadi wilayah terdampak terparah dengan 1.460 KK atau 2.618 jiwa terendam dan 98 KK atau 225 jiwa mengungsi, sebagian besar ke rumah saudara dan tetangga. Di wilayah ini tercatat kelompok rentan terdampak, yaitu 54 ibu hamil, 319 balita, 89 lansia, dan 5 penyandang disabilitas.

Saat berinteraksi dengan ibu dan anak-anak yang bertahan di pengungsian, pihaknya juga menyerahkan biskuit, wafer, dan makanan bergizi untuk warga terdampak bencana banjir ini. Selain itu, bantuan logistik tanggap darurat dari Pemerintah Aceh juga langsung disalurkan untuk dapur umum yang didirikan untuk korban banjir. Bantuan meliputi beras, makanan siap saji, perlengkapan balita dan anak, hingga kebutuhan khusus kelompok rentan.

Baca Juga :  Pustakawan Dituntut Jadi Agen Perubahan di Era Digital

Warga menyambut kedatangan bantuan dengan rasa haru karena merasa pemerintah hadir di saat masyarakat menghadapi kesulitan. Di dampingi Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, S.E., M.M., serta Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M, Istri Gubernur Aceh, Ny. Marlina juga turun langsung meninjau ke permukiman warga yang masih tergenang air.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Apresiasi Peningkatan Pelayanan Publik di Aceh dalam Penganugerahan Predikat Kepatuhan 2024

Kunjungan ini menunjukkan bahwa penanganan bencana dilakukan dengan keterlibatan langsung di lapangan, bukan sekadar melalui laporan. Marlina menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak berhenti pada pengiriman bantuan, tetapi juga pada kepastian pendampingan selama masa pemulihan.

“Yang terpenting adalah memastikan kebutuhan warga terpenuhi dan mereka tahu bahwa pemerintah hadir saat mereka membutuhkan,” ujarnya di lokasi peninjauan.

Baca Juga :  Lantik Wali Kota Subulussalam, Gubernur Aceh: Jadilah Pemimpin Amanah dan Bertanggungjawab

Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, menambahkan bahwa seluruh bantuan disalurkan berdasarkan data lapangan dan terarah kepada penerima yang benar-benar membutuhkan.

“Kami memastikan seluruh bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga yang terdampak banjir. Masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah dalam situasi darurat seperti ini,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi penegasan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen memberikan penanganan cepat, terukur, dan merata kepada warga terdampak banjir agar tidak ada masyarakat yang merasa sendiri di tengah situasi darurat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

BPBJ Setda Aceh Fokus Tertibkan Backlog dan Disiplin Administrasi Kontrak pada Workshop E-Kontrak Gelombang V

Pemerintah Aceh

Plt Kadisdik Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Profesionalisme Guru

Pemerintah Aceh

Aceh Berzikir, Wali Nanggroe Serukan Solidaritas Nasional untuk Pemulihan Aceh

Daerah

HIPMI, Kadin, dan IWAPI Kolaborasi Dukung Pemulihan Aceh: Sekda M. Nasir Paparkan Kondisi Terbaru Bencana

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Tinjau Posko Pengungsian Gampong Bungkaih, 114 Rumah Warga Hilang Diterjang Banjir

Daerah

Bunda Literasi Aceh Luncurkan Buku Anak Bertema Edukasi Pencegahan Stunting

News

Penjabat Gubernur Safrizal Luncurkan Program Penghapusan Pasung untuk ODGJ di Aceh

Pemerintah Aceh

Peringati Hardikda 2025, Wagub: Pendidikan Unggul Jadi Kunci Mewujudkan Aceh Maju