Home / Advetorial / Banda Aceh

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:19 WIB

Meski Tanpa Porsi Khusus, Dana Gampong Tetap Digerakkan untuk Pemberdayaan Perempuan

mm Redaksi

Tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh melakukan pendampingan terhadap gampong. Foto: Dok. Istimewa

Tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh melakukan pendampingan terhadap gampong. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong pemanfaatan dana gampong untuk mendukung berbagai program pemberdayaan perempuan. Meski tidak ada alokasi anggaran dengan persentase khusus, kegiatan yang melibatkan perempuan tetap menjadi salah satu prioritas dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti, mengatakan dana gampong dapat digunakan untuk mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan peran perempuan di tingkat gampong.

“Memang tidak ada persentase khusus yang mengatur besaran anggaran untuk pemberdayaan perempuan, tetapi program-program yang mendukung perempuan tetap diakomodasi dalam APBG sesuai kebutuhan dan prioritas gampong,” kata Ritasari, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga :  DSI Aceh Gencarkan Program Sosialisasi Untuk Pecahkan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Menurutnya, alokasi anggaran tersebut antara lain digunakan untuk mendukung kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), pemberdayaan kader, hingga berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan yang melibatkan perempuan.

Sosialisasi pengetahuan dasar tentang manfaat maggot, serta praktik langsung budidaya dan pengolahan limbah maggot. Foto: Dok. Istimewa

Ritasari menjelaskan, penggunaan dana gampong tetap mengacu pada regulasi yang berlaku. Untuk itu, aparatur gampong telah memiliki pedoman dalam menyusun dan menggunakan anggaran melalui Peraturan Wali Kota Banda Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang besaran belanja aparatur dan non-aparatur.

Baca Juga :  Disnaker Banda Aceh Gelar Verifikasi LKS Bipartit dan Serikat Pekerja PGE

Regulasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan program dan kegiatan yang dapat dibiayai melalui APBG, termasuk kegiatan yang menyasar kelompok perempuan.

Berdasarkan pelaksanaan program di lapangan, kegiatan operasional PKK menjadi salah satu program yang paling banyak mendapatkan dukungan pendanaan dari dana gampong. Program ini dinilai memiliki peran penting karena menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan keluarga, pendidikan anak, ketahanan pangan, hingga peningkatan kesejahteraan rumah tangga.

“PKK menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak didukung karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan melibatkan perempuan sebagai penggerak utama di tingkat gampong,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinsos Kota Banda Aceh dan Kecamatan Ulee Kareng Gelar pertemuan Bahas Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

DPMG menilai keberadaan dana gampong menjadi instrumen penting untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan. Karena itu, pemerintah terus mendorong agar program-program yang memberikan manfaat langsung bagi perempuan dan keluarga tetap menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan gampong.

Dengan dukungan anggaran yang tepat, perempuan diharapkan tidak hanya berperan dalam kegiatan sosial, tetapi juga semakin aktif dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat gampong. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Kenakan Pakaian Adat Aceh pada Jamuan Malam di Pendopo Wali Kota

Banda Aceh

DPRK Gelar Paripurna Hasil Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Periode 2025-2030

Advetorial

ASN Dinsos Kota Banda Aceh Kunjungi Banda Aceh Experience City Expo 2026

Banda Aceh

TASPEN Banda Aceh Salurkan Santunan JKK untuk Ahli Waris

Advetorial

Menikmati Pesona Air Terjun Mengaya, Keindahan Alam di Aceh Tengah

Advetorial

Panorama Pantai Pasir Putih Labuhanahaji, Tempat Wisata Favorit Kaula Muda Dan Keluarga

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Naikkan Indeks Kualitas Data ASN ke 95,31, Komitmen Wujudkan Birokrasi Digital yang Akurat

Advetorial

Produk di Aceh Cukup Banyak Yang Potensial Untuk Masuk Pasar Eksport