Aceh Barat Daya – Di bawah kepemimpinan Camat Setia, Syamsul Hidayat, Kecamatan Setia mencatat lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan pada tahun 2026.
Peningkatan tersebut berasal dari dua sektor utama, yakni sewa tanah pasar dan sewa Aula Kantor Camat Setia.
“Alhamdulillah, PAD Kecamatan Setia mengalami peningkatan yang sangat signifikan pada tahun 2026.,” kata Syamsul Hidayat, Kamis (25/6/2026).
Selain itu, Pemerintah Kecamatan Setia saat ini juga tengah mempersiapkan langkah lanjutan untuk mengoptimalkan sejumlah aset daerah lainnya.
Salah satunya adalah bangunan ruko yang berada di kompleks pasar sebagai tempat menjalankan usaha.
“Ke depan, PAD akan kembali bertambah dari sewa bangunan ruko di kompleks pasar,” ujarnya.
Lebih lanjut, capaian PAD yang mencapai sekitar Rp30 juta tersebut menempatkan Kecamatan Setia sebagai salah satu kecamatan dengan kinerja pendapatan daerah terbaik di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Tidak hanya itu, prestasi tersebut juga menjadi catatan baru bagi Kecamatan Setia dalam upaya mengelola dan memaksimalkan potensi aset daerah yang dimiliki.
Pasalnya, pada tahun-tahun sebelumnya PAD Kecamatan Setia hanya berada di kisaran Rp3 juta per tahun.
Menurut Syamsul, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah kecamatan, aparatur gampong, serta dukungan penuh dari masyarakat.
Oleh karena itu, ia menilai peningkatan pendapatan yang cukup drastis tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen yang ada di wilayah Kecamatan Setia.
Di sisi lain, kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan sekaligus menjaga aset daerah juga dinilai turut berkontribusi terhadap meningkatnya pendapatan daerah.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintah kecamatan dan masyarakat. Kami bersyukur atas peningkatan PAD yang sangat signifikan ini. Kondisi tersebut menunjukkan pengelolaan potensi kecamatan berjalan dengan baik,” sebutnya.
Sementara itu, Syamsul menjelaskan bahwa peningkatan PAD memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Sebab, semakin besar pendapatan, maka semakin luas pula ruang fiskal pemerintah untuk menjalankan program pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kecamatan Setia terus berupaya menggali berbagai potensi lain yang mampu memberikan nilai ekonomi bagi daerah tanpa membebani masyarakat.
Dengan demikian, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat kemandirian daerah melalui optimalisasi aset yang tersedia.
“Kami ingin seluruh potensi yang ada dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menambah pendapatan daerah. Dengan PAD yang meningkat, pemerintah memiliki kemampuan lebih besar untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Syamsul Hidayat juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Setia untuk terus mengambil bagian dalam proses pembangunan daerah.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, melainkan juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.
Oleh sebab itu, ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang selama ini terjalin dapat terus dipertahankan demi mendorong kemajuan daerah yang lebih baik di masa mendatang.
“Ke depan, kami berharap masyarakat terus berperan aktif dan berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di Kecamatan Setia. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita dapat mendorong kemajuan daerah yang lebih baik,” tutupnya.
Dengan demikian, peningkatan PAD Kecamatan Setia pada tahun 2026 menjadi sinyal positif bagi upaya penguatan ekonomi daerah.
Terlebih lagi, dengan pengelolaan aset yang semakin optimal serta dukungan masyarakat yang terus meningkat, Kecamatan Setia memiliki peluang besar untuk menambah sumber pendapatan baru.
Pada akhirnya, peningkatan tersebut tidak hanya memperkuat kemandirian daerah
Tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar













