Home / Daerah / Pemko Banda Aceh

Senin, 24 November 2025 - 17:08 WIB

Parade Idang Meulapeh dan Festival Kuah Beulangong Meriahkan Maulid Raya Pemko Banda Aceh 2025

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah menyambut iring-iringan Idang Meulapeh dari 90 gampong pada pembukaan Maulid Raya Pemko Banda Aceh di Blang Padang, Senin (24/11/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah menyambut iring-iringan Idang Meulapeh dari 90 gampong pada pembukaan Maulid Raya Pemko Banda Aceh di Blang Padang, Senin (24/11/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Parade Idang Meulapeh dan Festival Kuah Beulangong membuka rangkaian Maulid Raya Pemerintah Kota Banda Aceh yang berlangsung di Lapangan Blang Padang, Senin pagi, 24 November 2025. Acara tradisi ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan serta melestarikan budaya kuliner Aceh.

Sejak pukul 08.00 WIB, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah telah hadir meninjau kesiapan peserta dari sembilan kecamatan dan 90 gampong se-Banda Aceh. Keduanya turut berinteraksi dengan peserta, memberi semangat, hingga berswafoto untuk mengabadikan momen tersebut. Sekda Banda Aceh Jalaluddin bersama para asisten, staf ahli, serta kepala OPD juga hadir mendampingi.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan ke Pulo Aceh, 922 KPM Terima Bantuan Beras Cadangan

Iring-iringan pembawa Idang Meulapeh memasuki area Blang Padang disambut langsung oleh Illiza dan Afdhal. Dari pintu masuk, para pemimpin kota berjalan menuju panggung utama melewati meja dewan juri yang akan menentukan peserta terbaik.

Baca Juga :  Bupati Kick Off Meeting Penyusunan RPJMD Teknokratik Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025-2029

Idang Meulapeh merupakan hidangan tradisional Aceh yang disusun bertingkat dalam talam dan ditutup “sangee” berukir khas Aceh. Selain menyajikan aneka makanan dan buah-buahan, Idang Meulapeh juga menjadi simbol kekayaan budaya, rasa syukur, dan gotong royong masyarakat gampong.

“Idang meulapeh ini nantinya akan kita santap bersama seluruh tamu undangan. Dan tentu saja, kita juga menyajikan menu utama kenduri maulid, yaitu Kuah Beulangong yang sedang dimasak langsung di lokasi,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Inisiasi Penyiapan Lahan TPU, Pangdam IM Menerima Presentasi Rencana Lokasi dari DLHK Aceh

Di dekat panggung utama, sembilan beulangong berukuran besar tampak berjejer. Para pria dewasa dari masing-masing kecamatan tengah memasak Kuah Beulangong menggunakan kayu bakar. Kuliner gulai rempah khas Aceh ini berisi daging sapi atau kambing, nangka muda, dan santan—menjadi simbol kebersamaan warga dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Azmi : Kami telah berusaha, Mohon doanya agar secara bertahap dapat di selesaikan  

Daerah

Ketua Dewan Komisioner OJK Apresiasi BSI Aceh atas Hadirnya Desa Nilam sebagai Pelopor Pengembangan Ekonomi Desa

Aceh Besar

Sinergi dengan Polri, Pemkab Aceh Besar Bersihkan Pantai Lampuuk

Daerah

MAA Pidie Dorong Bentuk Dinas Kebudayaan

Daerah

FORMAS Minta KPK Periksa LHKPN Bupati Aceh Singkil

Daerah

Desa Lubok Batee Salurkan Daging Kurban: 9 Sapi dan 12 Kambing Dibagikan ke Warga

Daerah

Warga Pertanyakan Janji Perbaikan Tiga Jembatan Rusak di Kecamatan Teupah Tengah

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Ikuti Webinar Pemantapan Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2024