Home / Aceh Besar

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:38 WIB

Pelantikan PGRI Aceh Besar 2025–2030, Hj Rita Mayasari Dikukuhkan sebagai Bunda Guru

mm Redaksi

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris memberi sambutan pada pelantikan Pengurus PGRI dan Pengukuhan Bunda Guru Aceh Besar di Orion Hall, Kecamatan Darul Imarah, Jumat (6/2/2026) malam. Foto: Dok. MC Aceh Besar

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris memberi sambutan pada pelantikan Pengurus PGRI dan Pengukuhan Bunda Guru Aceh Besar di Orion Hall, Kecamatan Darul Imarah, Jumat (6/2/2026) malam. Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho — Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Besar Periode 2025–2030 yang berlangsung di Orion Hall, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat malam (6/2/2026).

Dalam momentum tersebut, Ketua TP-PKK Aceh Besar Hj. Rita Mayasari resmi dikukuhkan sebagai Bunda Guru Aceh Besar. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua PGRI Aceh, Al Munzir, S.Pd., M.Si, usai pelantikan pengurus PGRI Aceh Besar.

Selempang Bunda Guru Aceh Besar kemudian dipakaikan oleh Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram), disaksikan Wakil Bupati Drs. H. Syukri A. Jalil, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si, unsur Forkopimda, Ketua MPD Prof. Mustanir Yahya, M.Sc, serta ratusan guru dari berbagai kecamatan.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-78 TNI AU, Danlanud Edi Sasmoyo dan Penjabat Bupati Iswanto Gelar Bazar Pangan Murah

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada pengurus PGRI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan energi, inovasi, dan kreativitas dalam mengawal dunia pendidikan di Aceh Besar.

“PGRI harus menjadi pelindung dan pengayom guru. Guru adalah kunci lahirnya generasi cerdas. Kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya,” ujar Syech Muharram.

Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan harmonis, baik bagi guru maupun peserta didik. Menurutnya, hubungan yang baik antara kepala sekolah dan guru menjadi fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Bupati juga mengungkapkan rencana peremajaan kepala sekolah di Aceh Besar dalam waktu dekat. Ia berharap rekomendasi PGRI menjadi pertimbangan penting dalam proses tersebut.

“Kepala sekolah harus menjadi teladan, bukan sosok yang menekan. Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman, bukan menakutkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Tinjau Kebun Jagung dan Melon Yonif Raider 112/DJ

Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya pemerataan layanan pendidikan hingga ke wilayah 3T dan kepulauan seperti Pulo Aceh, Lhoong, dan Lembah Seulawah. Ia menegaskan seluruh anak Aceh Besar berhak memperoleh pendidikan yang setara.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendukung Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat untuk keluarga kurang mampu. Dua lokasi telah disiapkan, salah satunya di Bukit Mesara, Kecamatan Kuta Cot Glie.

Bupati juga mendorong pelestarian Bahasa Aceh di lingkungan sekolah sebagai bagian dari penguatan kearifan lokal.
“Bek tuwo beuleu neupeureunoe bahasa Aceh. Tanyoe harus bangga dengoen bahasa droe,” ucapnya yang disambut tepuk tangan para guru.

Sementara itu, Ketua PGRI Aceh Al Munzir, S.Pd., M.Si, mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terhadap organisasi guru. Ia menegaskan PGRI merupakan organisasi profesi yang fokus pada peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru, termasuk pendampingan hukum.

Baca Juga :  Gampong Kueh Aceh Besar Juara Favorit Lomba Desa Kerajinan Dekranasda 2024

Ketua PGRI Aceh Besar yang baru dilantik, Munadi, S.Pd.I., M.Pd, menyatakan komitmennya untuk membawa PGRI Aceh Besar berada di garda terdepan dalam membela guru dan mendukung program pemerintah daerah.

“Amanah ini bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada manusia, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Mari kita berbuat untuk PGRI dan dunia pendidikan,” ujarnya.

Dengan dikukuhkannya Bunda Guru Aceh Besar dan dilantiknya pengurus PGRI yang baru, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan PGRI semakin kuat dalam membangun pendidikan Aceh Besar yang berkarakter, berdaya saing, dan berakar pada nilai-nilai keacehan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Musrenbang RKPD 2027 Sukamakmur, Warga Usulkan Pembangunan Infrastruktur Pertanian

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Adakan Rapat Evaluasi Stabilitas Pasokan Harga Pangan

Aceh Besar

Pertama di Aceh, Aceh Besar Simulasi ‘Makan Siang Gratis’ Bergizi Bagi Pelajar SMP

Aceh Besar

Cut Rezky Handayani Hadiri Pengukuhan Bunda Literasi Aceh

Aceh Besar

UPT Leungah Dinilai Cocok untuk Pengembangan Komoditas Pertanian, ITS Beri Rekomendasi Penguatan Infrastruktur

Aceh Besar

Rampungkan RKPD Tahun 2025, Pj Bupati Aceh Besar Buka Forum Perangkat Daerah

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Luncurkan Counter Disdikbud di MPP Aceh Besar

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar dan Kapolresta Banda Aceh Launching Kampung Bebas Narkoba di Lheu Blang