Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat gerakan pencegahan stunting sebagai upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui penguatan layanan kesehatan, edukasi gizi, serta pendampingan bagi keluarga.
Langkah tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi terkait, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta pemerintah gampong agar penanganan stunting berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, pencegahan stunting menjadi salah satu prioritas penting pemerintah daerah karena berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Pemerintah kota terus memperkuat berbagai program pencegahan stunting agar anak-anak tumbuh sehat dan memperoleh asupan gizi yang baik sejak dini,” ujarnya, dikutip media ini, pada Rabu (13/5/2026).
Berbagai program yang dijalankan meliputi pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi pola hidup sehat, hingga peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak di fasilitas kesehatan maupun posyandu.
Selain itu, pemerintah kota juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, sanitasi lingkungan, dan pola asuh anak yang baik sebagai langkah mencegah stunting sejak dini.
Pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting turut diperkuat melalui keterlibatan tenaga kesehatan dan kader di tingkat gampong untuk memastikan intervensi dilakukan secara tepat sasaran.
Pemko Banda Aceh juga menggandeng berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, dan sektor swasta guna memperluas dukungan terhadap gerakan percepatan penurunan stunting.
Di sisi lain, penguatan data dan monitoring kondisi balita terus dilakukan agar penanganan dapat berjalan lebih cepat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh optimistis angka stunting dapat terus ditekan sehingga lahir generasi yang lebih sehat, produktif, dan mampu menjadi kekuatan pembangunan daerah di masa mendatang,” katanya. (Adv)
Editor: RedaksiReporter: Redaksi











