Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Aceh Terima CSR Call Center Darurat 112, Perkuat Layanan Kedaruratan Terintegrasi

mm Redaksi

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Digital Sandi Informasi (DSI) berupa sistem layanan Emergency Call Center 112 sebagai pusat monitoring kedaruratan Provinsi Aceh, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Banda Aceh, Rabu, (21/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Digital Sandi Informasi (DSI) berupa sistem layanan Emergency Call Center 112 sebagai pusat monitoring kedaruratan Provinsi Aceh, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Banda Aceh, Rabu, (21/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Aceh menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Digital Sandi Informasi (DSI) berupa sistem layanan Emergency Call Center 112 yang akan difungsikan sebagai pusat monitoring kedaruratan Provinsi Aceh. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Rabu (21/1/2026).

Dalam sambutannya, M. Nasir menyampaikan bahwa penyediaan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Aceh dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah diakses, dan responsif terhadap kondisi darurat masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Ikuti Retret Kepala Daerah se-Indonesia di Akmil Magelang

“NTPD 112 ini bukan sekadar nomor telepon biasa, melainkan sebuah sistem integrasi pelayanan publik untuk menangani berbagai situasi darurat, mulai dari kecelakaan, kebakaran, kebutuhan ambulans, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar M. Nasir.

Sekda Aceh menekankan tiga aspek utama dalam implementasi layanan darurat tersebut, yakni kecepatan respons, kemudahan akses, serta sinergi antar lembaga. Ia menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi secara cepat dan efektif.

“Jangan sampai birokrasi menghambat upaya penyelamatan nyawa manusia,” tegasnya.

Selain itu, M. Nasir juga menyoroti pentingnya sosialisasi layanan panggilan darurat 112 agar dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk hingga ke pelosok daerah. Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan layanan tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Bunda Guru Aceh Tinjau Sekolah Darurat di Aceh Utara, Jaga Semangat Siswa Hadapi Ujian

Sementara itu, Direktur Operasional PT Digital Sandi Informasi, Aditya Rizka, menyampaikan bahwa penyediaan layanan panggilan darurat 112 merupakan bentuk dukungan perusahaan dalam memperkuat sistem layanan kedaruratan di Aceh. Ia menjelaskan bahwa layanan ini dapat diakses oleh masyarakat secara gratis dan bebas pulsa.

Menurutnya, keberadaan Call Center 112 diharapkan dapat memperkuat kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan dinas serta instansi terkait. Ia berharap layanan tersebut dapat memberikan manfaat luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.

Baca Juga :  Perkuat Koordinasi Pelayanan Samsat, Dirlantas Polda Aceh Kunjungi Kepala BPKA

Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyampaikan bahwa layanan panggilan darurat 112 telah dikembangkan sejak tahun 2016 dan saat ini telah diimplementasikan di 185 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Agenda penyerahan bantuan CSR tersebut turut dihadiri oleh jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait serta diikuti secara virtual oleh pemerintah kabupaten/kota se-Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Aceh Borong 9 Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026, Raih Juara Utama Inklusi Keuangan Syariah

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Perjuangkan Status PPPK Paruh Waktu, 6.508 Formasi Segera Ditetapkan

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Beri Fleksibilitas Jam Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Parlementaria

Mualem Paparkan Pertanggungjawaban APBA 2025 di DPRA, Aceh Kembali Raih Opini WTP

Daerah

Sekda Aceh Instruksikan Penguatan Layanan Kesehatan Darurat di 9 Kabupaten Terdampak Banjir

News

Pj Gubernur Safrizal Saksikan Warga Australia Masuk Islam di Masjid Raya

Daerah

Tarmizi Age: Jangan Biarkan Tambang Aceh Dikuasai Cukong, Rakyat Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

Aceh Barat Daya

FKPPA Desak Mualem Pangkas Anggaran Pokir DPRA