Home / Pemko Banda Aceh

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:02 WIB

Penanganan Stunting Jadi Prioritas, Banda Aceh Libatkan Semua Elemen Masyarakat

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal. Foto: Humas Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal. Foto: Humas Banda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu prioritas utama pembangunan kesehatan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat guna mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan tenaga kesehatan, pemerintah gampong, kader posyandu, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, hingga keluarga sebagai garda terdepan dalam pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan bersama karena persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga pola asuh, sanitasi, pendidikan, dan kondisi sosial ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Illiza Sambut Hangat Delegasi APEKSI di Welcome Dinner Raker Komwil I Banda Aceh

“Pemerintah kota tidak bisa bekerja sendiri. Penanganan stunting harus melibatkan seluruh elemen masyarakat agar hasil yang dicapai lebih maksimal dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dikutip pada Minggu (17/5/2026), berbagai program terus diperkuat, mulai dari pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil, edukasi gizi keluarga, pemeriksaan kesehatan rutin, hingga pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Dorong Kolaborasi Semua Pihak Atasi Stunting

Selain itu, posyandu dan puskesmas juga didorong menjadi pusat layanan kesehatan dan edukasi masyarakat dalam mendukung pencegahan stunting sejak dini.

Pemerintah kota turut mengintensifkan kampanye pola hidup bersih dan sehat, pentingnya ASI eksklusif, serta pemenuhan gizi seimbang bagi anak pada masa 1.000 hari pertama kehidupan.

Di sisi lain, aparatur gampong bersama kader kesehatan aktif melakukan pendataan dan pemantauan kondisi balita untuk memastikan intervensi yang diberikan tepat sasaran.

Baca Juga :  Ayo ke Peukan Raya Ramadan 2026! 27 Februari-13 Maret di Eks Lahan Pasar Aceh Lama

Pemko Banda Aceh juga menggandeng berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, sektor swasta, dan organisasi sosial untuk terus memperluas dukungan terhadap program percepatan penurunan stunting.

“Melalui sinergi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh optimistis angka stunting dapat terus ditekan sehingga lahir generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang,” katanya. (Adv)

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Jajaki Kerja Sama Kesehatan dan Pembangunan Turkish Centre dengan Pemerintah Turki

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Lepas 287 Jemaah Haji Kloter Pertama, Pesan Jaga Kesehatan di Tanah Suci

Advetorial

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Lampulo, Pemko Banda Aceh Tekan Lonjakan Harga Jelang Idul Adha

Pemko Banda Aceh

Ratusan Anak Ramaikan HAN 2026 di Banda Aceh, Wali Kota Ajak Wujudkan Kota Ramah Anak

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Rumah Layak Huni untuk Warga Gampong Lambaro Skep

Daerah

Wali Kota Banda Aceh Kunjungi Aceh Tengah, Salurkan Bantuan Pascabencana dan Perkuat Kolaborasi Daerah

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Dukung Deklarasi Nasional Pengembangan Startup Digital dan Techpreneur 2026

Parlementaria

Dewan Apresiasi Konsistensi Illiza atas Penegakan Syariat di Banda Aceh