Home / Aceh Barat Daya

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:41 WIB

Pengamat Dorong Abdya Kembali Gelar Event Skala Luas

mm Teuku Nizar

Muhammad Mairiska Putra bersama bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Muhammad Mairiska Putra bersama bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya – Pengamat Kebijakan Publik, Muhammad Mairiska Putra, mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk kembali menggelar event-event berskala nasional dan provinsi.

Ia menilai langkah ini penting untuk pengembangan bakat pemuda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Putra menyebut kehadiran kembali Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) sebagai momentum kebangkitan kegiatan kepemudaan.

Menurutnya, dinas tersebut memegang peran strategis dalam membuka ruang kompetisi dan kreativitas bagi generasi muda.

“Dinas ini harus menjadi harapan baru bagi pemuda Abdya,” kata Muhammad Mairiska Putra, Selasa (27/1/2026).

Ia menegaskan Abdya memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan event besar.

Baca Juga :  Darurat Kemanusiaan, JASA Himbau Kibarkan Bendera Putih

Putra mengingatkan bahwa Abdya pernah sukses menggelar Turnamen Bulutangkis Tingkat Sumatra pada tahun 2015.

“Pengalaman itu membuktikan Abdya mampu menjadi tuan rumah event besar. Karena itu, pemerintah perlu kembali mengagendakan event skala nasional dan provinsi,” ujarnya.

Putra menilai event berskala luas akan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah. Kehadiran peserta dan pendukung dari luar daerah akan menggerakkan berbagai sektor usaha.

“Peserta pasti datang bersama pendukungnya. Mereka membutuhkan penginapan, konsumsi, dan oleh-oleh. Kondisi ini akan menghidupkan perhotelan, usaha kuliner, dan UMKM khas Abdya,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelaku Penyeludupan Rohingnya Dihukum Ringan, SaKA: Putusan Hakim Kurang Keadilan

Ia menekankan pemerintah tidak harus menjadi pelaksana utama seluruh event. Pemerintah, kata dia, cukup berperan sebagai fasilitator dan pendukung.

“Pemerintah bisa mendorong paguyuban pemuda untuk merancang event. Dukungan perizinan, fasilitas, dan anggaran pendamping menjadi kunci keberhasilan,” katanya.

Ia menilai rencana pembangunan gedung Sport Center sebagai langkah tepat yang harus segera direalisasikan.

“Event besar membutuhkan fasilitas memadai,” tegasnya.

Di sektor pariwisata, Putra menyoroti Blangpidie sebagai ibu kota kabupaten yang dikenal sebagai kota dagang.

Ia menyarankan pemerintah memusatkan pengembangan pariwisata di sekitar kawasan kota.

Baca Juga :  Jamaluddin Idham Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Aceh

Putra mengapresiasi peluncuran wahana waterboom oleh pengusaha lokal di Blangpidie. Namun, ia menilai pemerintah perlu menghadirkan destinasi tambahan.

“Waterboom ini langkah bagus, tetapi belum cukup. Pemerintah perlu menggandeng swasta untuk membangun kebun binatang mini agar Blangpidie memiliki magnet wisata baru,” tambahnya.

Ia menilai percepatan pengembangan event dan pariwisata menjadi sangat penting.

Pasalnya, Abdya akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh pada tahun 2027.

“MTQ 2027 harus menjadi momentum. Abdya dapat menggelar berbagai event lain dari sektor pendidikan, pariwisata, olahraga, hingga kuliner,” pungkas Putra.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Warga Beri Apresiasi Kegiatan TMMD Kodim Abdya

Aceh Barat Daya

Yasri Gusman Terpilih Sebagai Ketua FPRB Aceh Barat Daya

Aceh Barat Daya

Wisatawan Membludak, Begini Respon Keuchik Lama Tuha 

Aceh Barat Daya

Begini Respon Pimpinan DPRK Terkait Permintaan Penghuni Rumah Bantuan

Aceh Barat Daya

Polairud Polres Abdya Himbau Masyarakat Nelayan Jaga Kebersihan

Aceh Barat Daya

Pemkab Abdya Matangkan RKPD 2027

Aceh Barat Daya

Terkait Dugaan Galian C Ilegal, Begini Respon Kapolres Abdya

Aceh Barat Daya

RDP Terkait PT CA Digelar Tertutup