Home / Aceh Barat Daya / Daerah

Rabu, 3 Juli 2024 - 16:48 WIB

drh. Cut Hasnah Nur Pimpin BKMT Kabupaten Abdya 

mm Redaksi

Ketua Umum Pimpinan pusat Kontak Majelis Taklim (BKMT), Dr. Hj. Syifa Fauzia, M. Arts diabadikan bersama PD BKMT Abdya di Masjid Agung Baitul Ghafur Kabupaten Abdya. (Foto. Teukunizar/NOA.co.id)

Ketua Umum Pimpinan pusat Kontak Majelis Taklim (BKMT), Dr. Hj. Syifa Fauzia, M. Arts diabadikan bersama PD BKMT Abdya di Masjid Agung Baitul Ghafur Kabupaten Abdya. (Foto. Teukunizar/NOA.co.id)

Aceh Barat Daya – drh. Cut Hasnah Nur ditetapkan sebagai ketua Pimpinan Daerah (PD) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Penetapan ini berdasarkan surat keputusan Pimpinan Wilayah (PW) BKMT Aceh Nomor 005/SK/PW.BKMT.ACEH/III/2024 tertanggal 15 Maret 2024.

Dalam SK ini juga menunjuk Hawani SE sebagai Sekretaris Organisasi syiar kebaikan yang lahir sejak 1 Januari 1981 itu.

drh. Cut Hasnah Nur merupakan istri dari Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat Daya, Salman Alfarisi.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Dr. Hj. Syifa Fauzia, M. Arts langsung mengukuhkan pengurus BKMT Abdya.

Baca Juga :  Begini Harapan Keluarga Korban Pelanggaran HAM Berat Kepada Pemerintah

Kegiatan ini berlangsung di Masjid Agung Baitul Ghafur, berlokasi di Jalan Lintas Blangpidie-Meulaboh Gampong Seunaloh, Blangpidie, Rabu, 3 Juli 2024.

Ketum BKMT, Syifa Fauzia dalam kesempatan itu menyampaikan rasa bangga bisa datang dan bertatap muka langsung dengan masyarakat Abdya, khususnya bersama jamaah majelis taklim di Kabupaten Abdya.

Syifa Fauzia menyebutkan organisasi tersebut diprakarsai oleh ibu kandungnya, ustazah Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah yang merupakan mubaligh yang sejak usia muda telah berkecimpung dengan majelis taklim.

“Pendiri organisasi ini orang tua kandung saya, sejak beliau meninggal dunia, maka estafet ini saya lanjutkan karena BKMT ini sangat berdampak positif bagi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Munas PERTURA INDONESIA 2024 Digelar di Namo Rambe, Sumatera Utara

Menurutnya, BKMT adalah wadah kaum wanita untuk mengambil andil dalam membangun negeri.

“Kaum perempuan bukan menuntut persamaan gender, tapi perempuan berharap adil, karena perempuan juga sangat berpengaruh di negeri ini,” ucapnya.

Sementara itu, Sekda Abdya H Salman Alfarisi ST mengatakan dukungan sebagai pemerintah daerah untuk kegiatan majelis taklim tersebut.

“Dengan kegiatan majelis taklim maka pengetahuan tentang agama Islam bagi kaum perempuan semakin lebih mapan,” katanya.

Baca Juga :  Bekerjasama Dengan UTU, Ombudsman Gelar Penerimaan dan Verifikasi Laporan On The Spot

Apalagi, sebut Salman, perempuan adalah pakaian suami, jika perempuan itu baik, maka suami dan keluarganya akan lebih bagus juga, begitu pun sebaliknya.

“Sehingga kegiatan majelis taklim BKMT akan membantu memperbaiki kehidupan masyarakat Abdya lebih baik,” sebutnya.

“Kami atas nama pemerintah sangat mendukung BKMT ini,” sambung Sekda Salman Alfarisi.

Amatan media ini, pengukuhan pengurus PD BKMT Abdya ini juga digelar tabligh akbar oleh Abah Rutandi dari PW BKMT Aceh.

Acara tersebut diikuti oleh jamaah dari berbagai kalangan dalam kabupaten Abdya mencapai 5000 lebih jamaah kaum perempuan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Pilkades Sanggiran Digugat, Dugaan Kecurangan Dinilai Terstruktur dan Masif

Daerah

Panglima Laot Aceh: Penyelundup Rohingya hanya Berkedok Nelayan

Aceh Besar

Pj Bupati Muhammad Iswanto Sambut Kunker Kapolda di Mapolres Aceh Besar

Daerah

Gubernur Aceh Tutup Kejuaraan Grasstrack Seri ke-4 di Lhokseumawe

Aceh Besar

Jelang Ramadhan, Wagub Aceh dan Plt Sekda Aceh Besar Pastikan Stok Beras Aman

Daerah

Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh, BSI Siapkan Restrukturisasi Pembiayaan

Daerah

Pemkab Aceh Utara Buka Seleksi Calon Direksi PT Pase Energi Migas

Daerah

Gerak Cepat Bank Aceh Pasca-Banjir: Dirut Tinjau Langsung, Pacu Normalisasi Layanan di Lhokseumawe dan Aceh Timur