Banda Aceh — Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan para stakeholder pariwisata serta anak yatim di The Pade Hotel, Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturrahmi sekaligus memperkuat sinergi antar pelaku industri pariwisata di Aceh.
Acara yang mengusung tema “Bersatu dalam Silaturrahmi, Berbagi dalam Keberkahan Ramadan” ini dihadiri oleh berbagai unsur penting yang selama ini memiliki peran dalam pengembangan sektor pariwisata dan perhotelan di Aceh. Mulai dari para owner hotel dan general manager hotel, hingga perwakilan pemerintah dan lembaga terkait.
Tampak hadir perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh yang diwakili oleh Kabid PUP, General Manager Angkasa Pura wilayah Aceh, perwakilan MPU, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Besar, serta jajaran Satpol PP Aceh. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri pimpinan berbagai organisasi pariwisata dan usaha, di antaranya ASPPi, ASITA, ASTINDO, serta IWAPI. Organisasi-organisasi tersebut selama ini menjadi mitra penting dalam mendukung pertumbuhan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh.
Turut hadir pula para pimpinan maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Group wilayah Aceh. Kehadiran pihak maskapai dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas transportasi udara yang menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Aceh.
Ketua BPD PHRI Aceh, Andre Leo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum bulan suci Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan sekaligus membangun kolaborasi yang lebih kuat antara pelaku usaha, pemerintah, dan seluruh stakeholder pariwisata.
Menurutnya, kemajuan sektor pariwisata tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama dan komitmen bersama dari berbagai pihak.
“Momentum bulan Ramadan menjadi kesempatan memperkuat kebersamaan dan membangun sinergi bersama stakeholder pariwisata serta komitmen bersama dalam memajukan pariwisata yang membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan daerah kita,” ujar Andre Leo.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai ruang komunikasi dan silaturrahmi antara pelaku industri pariwisata dengan pemerintah maupun berbagai organisasi terkait.
Selain menjadi ajang silaturrahmi, kegiatan buka puasa bersama ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial PHRI Aceh di bulan penuh berkah tersebut. Santunan tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat.
Menjelang waktu berbuka puasa, para tamu undangan juga mendapatkan tausiah Ramadan yang disampaikan oleh Tgk. Umar Ismail. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memperbanyak amal kebaikan.
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, BPD PHRI Aceh berharap hubungan dan kolaborasi antara pelaku industri perhotelan, pemerintah, maskapai penerbangan, serta berbagai organisasi pariwisata dapat semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Aceh yang lebih maju, berdaya saing, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Editor: Amiruddin. MK











