Home / Aceh Barat Daya

Jumat, 28 November 2025 - 19:57 WIB

PLN Prioritaskan Listrik RSUD dan Kantor Pemerintah di Blangpidie

mm Teuku Nizar

Manajer PLN Blangpidie, Zafandilla

Manajer PLN Blangpidie, Zafandilla

Aceh Barat Daya – PT PLN (Persero) memprioritaskan pemulihan pasokan listrik ke fasilitas vital seperti rumah sakit dan kantor layanan publik di seluruh Aceh, termasuk Blangpidie, Aceh Barat Daya, di tengah kondisi darurat bencana yang masih berlangsung.

Saat ini, suplai listrik ke wilayah tersebut mengandalkan pasokan dari PLTU Nagan Raya Unit 1 dan 2, namun daya yang tersedia masih terbatas sehingga belum mampu melistriki seluruh pelanggan secara maksimal.

Manager PLN ULP Blangpidie, Zulfandilla, mengatakan prioritas utama diberikan kepada RSUD agar pelayanan kesehatan tetap berjalan normal.

“Sejak kemarin sore pukul 15.50 WIB, kami memprioritaskan penyaluran listrik ke RSUD. Kami mintakan agar dapat disuplai dari PLN supaya pelayanan kesehatan tidak terhambat. Warga yang satu jalur dengan RSUD juga ikut terimbas nyala,” ujar Zulfandilla, Jumat (28/12025).

Baca Juga :  Dandim Abdya Mendadak Periksa HP Personel, Ada Apa?

Ia menambahkan, aliran listrik ke kawasan perkantoran pemerintah juga mulai dinyalakan sejak subuh.

“Pukul 04.30 WIB tadi, kami nyalakan area perkantoran untuk mendukung pelayanan publik. Warga sekitar yang satu jalur juga ikut mendapatkan aliran listrik,” lanjutnya.

Meski demikian, kondisi kelistrikan di Blangpidie hingga kini belum sepenuhnya normal. Daya mampu masih kecil karena pasokan dari sistem transmisi utama terganggu, sehingga PLN menerapkan skema prioritas penyaluran daya.

“Saat ini kondisi masih darurat bencana. Listrik belum bisa normal sepenuhnya. Kami mohon masyarakat bersabar dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kami terus berupaya memberikan yang terbaik,” kata Zulfandilla.

Dikatakannya, gangguan listrik yang terjadi tidak terlepas dari dampak banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dalam beberapa hari terakhir.

“PT PLN (Persero) saat ini memprioritaskan pemulihan 13 jaringan transmisi listrik yang mengalami gangguan struktur hingga roboh.” katanya.

Baca Juga :  Di Abdya, Sejumlah Anggota KPPS Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Diketahui berdasarkan laporan per Jumat (28/11/2025), terdapat 9 tower transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV di Aceh yang rubuh akibat terjangan banjir dan longsor.

Sementara itu, tiga tower lainnya mengalami gangguan struktur dan rusak.

Adapun jaringan transmisi yang terdampak berada di sejumlah jalur vital, yakni Jalur Bireuen–Arun, Jalur Brandan–Langsa dan Jalur Peusangan–Bireuen.

“Kerusakan ini berdampak signifikan terhadap kontinuitas pasokan listrik di sejumlah kabupaten/kota, termasuk Aceh Barat Daya,” akunya.

Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan langkah luar biasa dengan menggunakan helikopter guna mengirimkan material tower darurat ke lokasi terdampak yang tidak dapat dijangkau melalui jalur darat akibat akses lumpuh diterjang banjir dan longsor.

Tidak hanya itu, ratusan personel teknik dari luar wilayah Aceh turut diterjunkan untuk membantu percepatan pemulihan sistem transmisi dan distribusi. Seluruh petugas bekerja dalam kondisi darurat dengan sistem siaga penuh.

Baca Juga :  Hasil Rapat Koordinasi Bersama, Berikut Besaran Zakat Fitrah di Kabupaten Aceh Barat Daya

PLN juga terus melakukan pengaturan beban dan rekayasa sistem kelistrikan agar pasokan yang tersedia dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin, terutama untuk fasilitas kesehatan, pemerintahan, dan layanan publik.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan listrik secara bijak selama masa pemulihan berlangsung, mengingat kapasitas daya masih terbatas.

“Warga juga diminta segera melapor ke pihak PLN apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan seperti kabel putus, tiang miring, atau percikan api,” katanya.

PLN menegaskan komitmennya untuk terus bekerja maksimal demi mempercepat normalisasi kelistrikan di seluruh wilayah terdampak.

“Kami pastikan seluruh proses pemulihan dilakukan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat,” tutup Zulfandilla.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Pelaku Perjudian Bersama Oknum Komisioner KIP Abdya Menyerahkan Diri

Aceh Barat Daya

Subsidi Tarif Air PDAM Efektif Januari 2026

Aceh Barat Daya

Respon Cepat TNI Evakuasi Puluhan Rumah Terdampak Badai

Aceh Barat Daya

Hasil Rapat Koordinasi Bersama, Berikut Besaran Zakat Fitrah di Kabupaten Aceh Barat Daya

Aceh Barat Daya

Rangkai Kegiatan Pemuda Meriahkan HUT RI ke-79 di Pulau Kayu

Aceh Barat Daya

Valerta Vol. 2 Resmi Dibuka: 291 Siswa Unjuk Bakat di Festival Bertalenta SMP Negeri 1 Blangpidie 

Aceh Barat Daya

Sayangkan Insiden Di PPI, YARA Abdya: Kita Dukung Vaksinasi, Pemerintah Harus Lebih Humanis

Aceh Barat Daya

Serius Berantas Narkoba, Dandim Abdya Nyatakan Siap Mendukung Kepolisian