Home / Tni-Polri

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:56 WIB

Rapim Polda Aceh 2026 Ditutup Wakapolda Aceh, Tegaskan Sinkronisasi Kebijakan dan Penguatan Soliditas

mm Redaksi

Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., menyapa dan memberikan arahan kepada jajaran Kapolres saat penutupan Rapim Polda Aceh Tahun 2026 di Hotel The Pade, Aceh Besar, Rabu (25/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., menyapa dan memberikan arahan kepada jajaran Kapolres saat penutupan Rapim Polda Aceh Tahun 2026 di Hotel The Pade, Aceh Besar, Rabu (25/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Besar – Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Aceh Tahun 2026 resmi ditutup pada hari kedua pelaksanaannya di Hotel The Pade, Aceh Besar, Rabu (25/2/2026).

Penutupan kegiatan dipimpin Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S. I. K, mewakili Kapolda Aceh, didampingi para Pejabat Utama (PJU), serta diikuti para Kapolres dan pejabat satuan kerja jajaran sebagai peserta Rapim.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Februari 2026 tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapim TNI-Polri dan Rapim Polri Tahun 2026 di tingkat pusat. Melalui forum strategis ini, jajaran Polda Aceh menegaskan komitmen dan kesiapan penuh dalam mengamankan serta menyukseskan rencana kerja pemerintah tahun 2026, khususnya di wilayah Provinsi Aceh.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Aceh Bantu Korban Kebakaran di Aceh Besar

Wakapolda Aceh dalam arahannya menegaskan bahwa Rapim menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan langkah operasional di wilayah hukum Polda Aceh dengan arah kebijakan nasional yang telah ditetapkan pemerintah dan pimpinan Polri.

“Seluruh Kapolres dan jajaran agar melaksanakan pengawasan dan pembinaan anggota secara melekat, guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan profesional, humanis, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Wakapolda Aceh.

Baca Juga :  Kapolri Sebut Sudah Ada Peningkatan Jumlah Kendaraan Mudik

Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal serta memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Langkah tersebut dinilai krusial dalam memelihara stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung program prioritas nasional di Aceh, sambung Wakapolda.

Selain itu, peningkatan profesionalisme, responsivitas, dan kualitas pelayanan publik menjadi atensi khusus dalam Rapim kali ini. Hal tersebut diyakini sebagai kunci utama dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, Rapim diisi dengan pemaparan program kerja, evaluasi pelaksanaan tugas tahun sebelumnya, serta penyusunan langkah-langkah strategis untuk tahun 2026. Untuk memperkaya perspektif kebijakan, kegiatan juga menghadirkan diskusi panel bersama praktisi hukum dan pakar penanganan bencana, lanjutnya.

Baca Juga :  Kasi Korwas PPNS Ditreskrimsus Dampingi BPOM Sidak Obat dan Makanan di Bireuen

Melalui Rapim Polda Aceh Tahun 2026 ini, seluruh jajaran diharapkan memiliki kesamaan visi, persepsi, dan langkah strategis dalam pelaksanaan tugas ke depan, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Aceh, jelasnya lagi.

Kegiatan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai pedoman pelaksanaan tugas jajaran Polda Aceh ke depan, pungkas Wakapolda Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Kasdam IM Bersama Kapolda Aceh Patroli Udara

Tni-Polri

Kodim 0108/Agara Bersama Warga Gotong Royong Timbun Sisi Jembatan Beton di Desa Bunga Melut Aceh Tenggara

News

Polda Aceh Gelar Yasinan Berjemaah, Perdana Diikuti Secara Virtual oleh Seluruh Jajaran

Tni-Polri

Upgrade MCK TMMD Ke-129 Capai 50 Persen, Pemasangan Kusen dan Plester Dinding Terus Dikebut

Tni-Polri

Satreskrim Polres Simeulue Tangani Kasus Penganiayaan IRT

Aceh Barat Daya

Polres Abdya Intensifkan Pencegahan Karhutla

Pendidikan

Karo SDM Polda Aceh Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Syiah Kuala

News

Kodim 0108/Agara dan Yon TP 855/RD Bersama Warga Cor Pondasi Blok Angkur Jembatan Gantung di Ds. Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara