Banda Aceh – Peluang Roni Guswandi, S.Pi untuk memimpin Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Aceh semakin terbuka lebar setelah Tim Penjaringan menetapkannya sebagai satu-satunya calon Ketua Umum Pengprov FPTI Aceh masa bakti 2026–2030.
Keputusan tersebut diambil setelah tim melakukan verifikasi administrasi terhadap dua bakal calon yang mendaftar, dan hanya Roni Guswandi yang dinilai memenuhi seluruh persyaratan pencalonan.
Kepastian tersebut diumumkan melalui Pengumuman Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua Umum Pengprov FPTI Aceh Nomor: 003/TP-FPTI/ACEH/III/2026 tertanggal 17 Maret 2026.
Dokumen tersebut ditandatangani oleh anggota tim penjaringan, yaitu T. Alfizar, S.P., M. Azhari Akhirullah, SH, Irsadi Aristora, MH, Teuku Don Rizal, dan Rusman, S.Pd.I.
Anggota Tim Penjaringan, Irsadi Aristora, menjelaskan bahwa panitia menerima dua bakal calon yang mendaftar hingga batas akhir pendaftaran pada 15 Maret 2026.
Kedua pendaftar tersebut adalah Roni Guswandi, S.Pi dan Ir. Variadi, ST., M.Eng., IPU., ASEAN Eng.
Tim penjaringan kemudian melakukan proses verifikasi berkas pada 17 Maret 2026. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa hanya Roni Guswandi yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi.
“Forum penjaringan memutuskan bahwa hanya Saudara Roni Guswandi yang melengkapi seluruh persyaratan. Sementara Saudara Ir. Variadi tidak memenuhi beberapa persyaratan administrasi sehingga tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya,” kata Irsadi Aristora kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, tim penjaringan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan berkas secara daring pada 16 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam pemeriksaan awal, tim menemukan beberapa hal yang memerlukan klarifikasi.
Tim penjaringan kemudian melakukan konsultasi dan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk pengurus cabang (Pengcab), Pengurus Provinsi (Pengprov), serta Pengurus Pusat FPTI.
Setelah melalui proses klarifikasi dan pemeriksaan lanjutan, tim penjaringan menyimpulkan bahwa Roni Guswandi memenuhi seluruh ketentuan administrasi sebagai calon Ketua Umum Pengprov FPTI Aceh.
“Pada pertemuan tahap kedua hari ini, tim penjaringan telah menyelesaikan pemeriksaan berkas kedua bakal calon. Kami memutuskan bahwa Saudara Roni Guswandi memenuhi seluruh persyaratan administrasi sebagai calon Ketua Umum Pengprov FPTI Aceh,” ujar Irsadi.
Tim penjaringan selanjutnya menyerahkan laporan hasil verifikasi tersebut kepada Pengprov FPTI Aceh dan turut menembuskan berita acara kepada Pengurus Pusat FPTI.
Berdasarkan hasil penjaringan tersebut, tim juga merekomendasikan kepada Pengprov FPTI Aceh untuk segera melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) FPTI Aceh.
Pelaksanaan Mubes paling lambat satu bulan setelah pengumuman hasil penjaringan.
Rekomendasi tersebut mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FPTI.
Sebelumnya, Roni Guswandi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum Pengprov FPTI Aceh pada hari terakhir pendaftaran, 15 Maret 2026.
Ia datang bersama tim pemenangan yang terdiri dari Ilham Sahputra, Edy Irawan, Mursal, Nado, dan Farisy.
Dalam proses pencalonan tersebut, Roni Guswandi mengantongi dukungan dari 10 Pengcab FPTI kabupaten/kota di Aceh.
Dukungan tersebut berasal dari Pengcab FPTI Kota Subulussalam, Aceh Barat Daya, Lhokseumawe, Aceh Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Barat, Aceh Tenggara, serta Kota Sabang.
Roni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus cabang yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pengcab FPTI kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan dan doa. Kepercayaan ini merupakan amanah besar bagi saya untuk membawa FPTI Aceh menjadi lebih baik ke depan,” kata Roni Guswandi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pengprov FPTI Aceh yang telah menjalankan seluruh tahapan penjaringan secara terbuka dan demokratis.
Menurutnya, proses tersebut menjadi modal awal yang baik bagi organisasi untuk melanjutkan program pembinaan atlet panjat tebing di Aceh.
“Proses ini menunjukkan semangat demokrasi dan kekeluargaan di tubuh FPTI Aceh. Ke depan, saya ingin melanjutkan program pembinaan yang sudah berjalan agar prestasi atlet Aceh tetap terjaga hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar












